Connect with us

Sambas

DPRD Sambas Konsultasi ke Kemendukbangga RI, Dorong Penguatan Program Percepatan Penanganan Stunting

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas melakukan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / BKKBN Republik Indonesia pada Rabu (11/3/2026).

Kunjungan rombongan DPRD Kabupaten Sambas yang dikoordinatori Ketua DPRD Sambas tersebut berlangsung di Ruang Rapat Stunting Gedung Halim 1 BKKBN. Rombongan diterima oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya Direktorat Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Kemendukbangga RI, Samsul SE, bersama jajaran.

Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Abu Bakar S.Pd.I mengatakan konsultasi ini merupakan bentuk keseriusan DPRD dalam mendorong percepatan penanganan stunting di Kabupaten Sambas.

“Konsultasi ini kami lakukan untuk mendapatkan penguatan program dan strategi dari pemerintah pusat agar penanganan stunting di Kabupaten Sambas dapat dilakukan lebih optimal,” ujarnya.

Menurut Abu Bakar, percepatan penurunan angka stunting menjadi hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan pembentukan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Kabupaten Sambas masih mendapatkan dukungan program penanganan stunting dengan anggaran operasional lebih dari Rp4 miliar yang tersebar dalam 13 kegiatan.

“Program ini tentunya harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menurunkan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Selain memaksimalkan program pemerintah, DPRD Sambas juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

“Perusahaan diharapkan dapat berkontribusi, misalnya melalui pembangunan jamban sehat dan perbaikan lingkungan permukiman masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Abu Bakar juga menekankan pentingnya pendekatan edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pemenuhan gizi keluarga sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani, menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dapat mempertimbangkan penambahan dukungan anggaran untuk program percepatan penurunan stunting di daerah.

Menurutnya, pada tahun 2025 Kabupaten Sambas mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar untuk program penanganan stunting. Namun pada tahun 2026 jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi lebih dari Rp4 miliar.

“Kami berharap ke depan ada penambahan kembali dukungan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga berbagai program percepatan penanganan stunting di Kabupaten Sambas dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.

Ia menilai dukungan anggaran yang memadai sangat penting untuk memperluas jangkauan program, mulai dari peningkatan gizi keluarga, perbaikan sanitasi, hingga penguatan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kemendukbangga juga memaparkan berbagai strategi nasional dalam mendukung pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Salah satunya melalui transformasi kebijakan yang menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui program prioritas seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), pemerintah mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk membantu keluarga berisiko stunting, terutama pada masa 1.000 hari pertama kehidupan anak yang menjadi periode paling krusial dalam tumbuh kembang.

Selain itu, Kemendukbangga juga menekankan pentingnya pemanfaatan data keluarga secara akurat sebagai dasar perencanaan program, penguatan peran kader dan penyuluh keluarga berencana di lapangan, serta kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sambas

Hari Kartini ke-147, Pemkab Sambas Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T.

Peringatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini sekaligus merefleksikan peran perempuan dalam pembangunan daerah dan bangsa. Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten Sekda, kepala perangkat daerah, serta berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Sambas.

Sejumlah organisasi perempuan yang hadir antara lain TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit, serta organisasi wanita lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi kuat perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Heroaldi menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi pengingat akan besarnya kontribusi perempuan dalam mendorong kemajuan bangsa.

“Hari Kartini selalu mengingatkan kita akan peran penting dan potensi besar perempuan dalam kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sosok R.A. Kartini tidak hanya dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan, tetapi juga seorang pemikir visioner yang gagasannya masih relevan hingga saat ini, terutama dalam hal pendidikan, kesetaraan, dan pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, semangat perjuangan Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh perempuan di Sambas yang memiliki peran strategis baik dalam keluarga maupun di ruang publik.

“Semoga para ibu-ibu yang merupakan pejuang tangguh ini memiliki jiwa seperti Kartini, yang penuh semangat, berani, dan terus berjuang untuk kemajuan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh perempuan untuk terus mengembangkan potensi diri, termasuk dalam hal kepemimpinan. Ia menilai bahwa perempuan memiliki kapasitas besar untuk menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif di berbagai sektor.

“Dengan momentum ini, jiwa kepemimpinan harus tumbuh dalam diri kita. Semangat perjuangan harus terus menyala agar kita bisa bersama-sama membangun Sambas yang Berkah dan Berkemajuan,” tutupnya.

Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Sambas ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan peran dan kontribusi perempuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. (Red)

Continue Reading

Sambas

Pemerintah Pusat Bidik Temajuk Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Published

on

MErcusuar.Co.Id – Upaya mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara terus didorong pemerintah pusat. Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja strategis Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Kabupaten Sambas, Kamis (23/04/2026).

Rombongan yang dipimpin Asisten Deputi Gunardi Kusuma tersebut memusatkan perhatian pada potensi ekonomi pesisir di Kecamatan Paloh serta penguatan infrastruktur di kawasan perbatasan Desa Temajuk. Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Agenda dimulai dengan peninjauan sentra industri garam di kawasan Kampak, Dusun Cermai, Desa Sebubus. Di lokasi ini, rombongan melihat langsung aktivitas produksi garam yang dikelola masyarakat melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu penopang target swasembada garam nasional pada 2027.

Gunardi Kusuma menegaskan bahwa pengembangan industri garam di wilayah tersebut telah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Proposal yang diajukan pemerintah daerah, kata dia, sedang dalam proses tindak lanjut secara bertahap.

“Kunjungan ini merupakan langkah nyata dari hasil koordinasi sebelumnya. Kami berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas produksi garam di Kampak agar dapat berkontribusi pada kebutuhan nasional,” ujarnya.

Turut mendampingi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat Natalia Karyawati menekankan pentingnya sinergi lintas pemerintahan dalam mengembangkan potensi pesisir. Menurutnya, wilayah Sambas memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor kelautan dan perikanan.

“Kami berharap perhatian dari pemerintah pusat tidak berhenti pada kunjungan, tetapi berlanjut pada dukungan konkret agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain sektor garam, rombongan juga melanjutkan peninjauan ke Desa Temajuk yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Di wilayah ini, fokus diarahkan pada rencana pembangunan Pos Lintas Batas (PLB) sebagai bagian dari penguatan kawasan perbatasan.

Tak hanya itu, kondisi infrastruktur jalan yang menjadi jalur utama distribusi logistik turut menjadi perhatian. Rombongan juga mengevaluasi berbagai sarana penunjang lainnya guna memastikan kesiapan Temajuk sebagai kawasan strategis yang berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjadikan wilayah perbatasan tidak lagi sebagai daerah terluar, melainkan sebagai beranda depan yang maju, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan nasional. (Red)

Continue Reading

Sambas

Sekda Sambas Buka Latsar CPNS, Tekankan ASN Profesional dan Berintegritas

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan VIII Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Sambas, Jumat (24/4/2026).

Pembukaan pelatihan ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter serta kompetensi para CPNS agar mampu menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar kegiatan formal, melainkan proses penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar ASN.

Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk mencetak ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berakhlak, disiplin, serta memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Sambas Berkah Berkemajuan.

“Peran ASN sangat vital sebagai motor penggerak roda pemerintahan. Mereka dituntut untuk siap hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas ASN akan sangat menentukan keberhasilan program-program pemerintah daerah. ASN yang andal dan kompeten, lanjutnya, akan menjadi pilar utama dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di era yang terus berkembang, Sekda mengingatkan para peserta Latsar untuk mampu beradaptasi dengan perubahan. ASN masa kini, kata dia, tidak cukup hanya bekerja secara administratif, tetapi harus memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.

“ASN masa kini harus mampu bekerja cepat, responsif, dan inovatif. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memberikan pelayanan dengan sepenuh hati. Inilah yang menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan peran ASN dengan arah kebijakan nasional, termasuk program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan birokrasi yang efektif dan melayani. Ia berharap para CPNS yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.

Kegiatan Latsar CPNS ini diharapkan mampu melahirkan generasi ASN yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam mengabdi kepada negara dan masyarakat.

Dengan dibukanya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Sambas menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berdaya saing. (Red)

Continue Reading

Trending