Sambas
DPRD Sambas Siap Kawal Program MBG hingga Berdayakan Petani Lokal untuk kebutuhan Bahan Baku
Mercusuar.Co.Id – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Anwari, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas dengan tema Membedah kesiapan Sambas, menjamin keadilan mutu MBG daerah akankah program MBG menghidupkan petani lokal atau hanya menjadi pasar rantai pasokan luar daerah. Rabu (8/7/2026).
FGD ini menjadi ruang diskusi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk membahas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait pemerataan kualitas layanan di daerah serta peluang program tersebut dalam menggerakkan sektor pertanian dan perekonomian lokal.
Dalam forum tersebut, Anwari menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Sambas sebagai lembaga legislatif memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Menurutnya, Program MBG merupakan salah satu program strategis pemerintah yang patut didukung bersama karena menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkualitas, dan membuat lapangan pekerjaan.
“Kami di DPRD Kabupaten Sambas mendukung Program Makan Bergizi Gratis karena merupakan investasi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini harus sukses dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, dukungan DPRD tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan agar berjalan sesuai tujuan.
“Fungsi kami di legislatif bukan hanya memberikan dukungan, tetapi juga melakukan pengawasan agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, serta menjamin kualitas makanan yang diterima masyarakat,” tegasnya.
Anwari menilai, keadilan mutu dalam pelaksanaan Program MBG harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, anak-anak di daerah memiliki hak yang sama untuk memperoleh makanan bergizi dengan kualitas yang setara dengan daerah lain di Indonesia.
“Pengawasan yang kami lakukan bertujuan memastikan tidak ada perbedaan kualitas layanan antara daerah dan perkotaan. Anak-anak di Kabupaten Sambas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan makanan bergizi dengan mutu terbaik,” katanya.
Selain memastikan kualitas makanan, Anwari juga menyoroti pentingnya keberpihakan Program MBG terhadap petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. Ia menilai, apabila kebutuhan bahan pangan dipenuhi dari hasil produksi daerah, maka manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kebutuhan bahan baku Program MBG diprioritaskan dari hasil petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Anwari mengatakan pemerintah daerah perlu mempersiapkan sektor pertanian agar mampu memenuhi kebutuhan Program MBG secara berkelanjutan, baik dari sisi kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas produksi. Pendampingan kepada petani, kemudahan akses permodalan, serta kepastian pasar menjadi faktor penting agar program tersebut benar-benar mampu menghidupkan ekonomi lokal.
Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kabupaten Sambas akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG melalui fungsi pengawasan, evaluasi, dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berlangsung secara transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“DPRD akan terus mengawal Program MBG melalui fungsi pengawasan, evaluasi, dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaannya transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari sejauh mana program ini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” pungkasnya. (Red)
Sambas
Ferdinan Dorong Sekda Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Mercusuar.Co.Id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.
Ferdinan menilai kehadiran Sekda baru menjadi bagian penting dalam memperkuat roda pemerintahan daerah, terutama dalam memastikan koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan efektif dan program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan visi dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Pertama tentu kita memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bapak Dr. H. Rachmad Robbi atas amanah yang diberikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Ferdinan.
Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai penggerak administrasi pemerintahan sekaligus jembatan koordinasi antara kepala daerah, perangkat daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap Sekda baru mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ferdinan juga berharap Rachmad Robbi dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, birokrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan-persoalan pembangunan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sambas.
“Harapan kami tentunya Pak Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan baik, membangun koordinasi yang kuat, serta memastikan birokrasi bekerja secara efektif, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Sebagai pimpinan DPRD, Ferdinan menegaskan bahwa pihaknya siap membangun sinergi dan komunikasi konstruktif dengan Sekda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.
Ia berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat terus memperkuat kolaborasi, terutama dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, pengawasan pembangunan, serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami di DPRD tentu siap bersinergi. Perbedaan pandangan dalam menjalankan fungsi masing-masing merupakan hal yang biasa, tetapi tujuan kita sama, bagaimana Kabupaten Sambas semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegas Ferdinan.
Lebih lanjut, Ferdinan berharap Sekda baru dapat menjadi sosok yang mampu mengayomi seluruh jajaran birokrasi serta menjaga soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu bekerja cepat, profesional, adaptif dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat.
“Kita berharap beliau bisa menjadi penguat di dalam pemerintahan. Mampu mengkoordinasikan seluruh OPD, menjaga kekompakan ASN dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Sekda baru, Ferdinan berharap momentum tersebut dapat menjadi energi positif untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Ketua DPRD Minta Pemerintah Perbanyak Titik Penampungan Air di Wilayah Rawan Karhutla
Sambas
Cegah Karhutla, Anggota DPRD Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan
Mercusuar.Co.Id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan menghimbau masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan (Karhutla) di musim panas.
“Dengan keadaan cuaca yang panas ini, saya menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan saat ini,” katanya. Kamis (20/8/2026).
Dia menyebutkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di musim kemarau ini kebanyakan akibat dari ulah manusia yang sengaja membakar lahan atau sampah untuk kepentingan pribadi.
“Kebanyakan rata-rata terjadinya Karhutla ini disebabkan oleh oknum-oknum yang memang sengaja membakar untuk membuka lahan baru,” ucapnya.
Disampaikan Legislator PPP ini masyarakat juga perlu untuk disosialisasikan tentang hal ini dan masyarakat sejatinya sudah paham akan larangan tersebut.
“Sebenarnya masyarakat sudah paham akan larangan dan himbauan terhadap peraturan yang melarang membakar dengan sengaja, apalagi pihak kepolisian, babinkamtibmas dan pemerintah melakukan sosialisasi, tetapi masih saja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
“Saya harap kepada masyarakat harus tetap menjaga, hindari dulu khusus untuk bakar membakar, karena dampak dari Karhutla begitu besar untuk lingkungan hidup kita,” Pungkasnya (Red)
-
Uncategorized9 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized10 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas9 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized9 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah9 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah9 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah9 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
-
Daerah10 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
