Sambas
Ferdinan Dorong Sekda Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Mercusuar.Co.Id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.
Ferdinan menilai kehadiran Sekda baru menjadi bagian penting dalam memperkuat roda pemerintahan daerah, terutama dalam memastikan koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan efektif dan program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan visi dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Pertama tentu kita memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bapak Dr. H. Rachmad Robbi atas amanah yang diberikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Ferdinan.
Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai penggerak administrasi pemerintahan sekaligus jembatan koordinasi antara kepala daerah, perangkat daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap Sekda baru mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ferdinan juga berharap Rachmad Robbi dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, birokrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan-persoalan pembangunan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sambas.
“Harapan kami tentunya Pak Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan baik, membangun koordinasi yang kuat, serta memastikan birokrasi bekerja secara efektif, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Sebagai pimpinan DPRD, Ferdinan menegaskan bahwa pihaknya siap membangun sinergi dan komunikasi konstruktif dengan Sekda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.
Ia berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat terus memperkuat kolaborasi, terutama dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, pengawasan pembangunan, serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami di DPRD tentu siap bersinergi. Perbedaan pandangan dalam menjalankan fungsi masing-masing merupakan hal yang biasa, tetapi tujuan kita sama, bagaimana Kabupaten Sambas semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegas Ferdinan.
Lebih lanjut, Ferdinan berharap Sekda baru dapat menjadi sosok yang mampu mengayomi seluruh jajaran birokrasi serta menjaga soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu bekerja cepat, profesional, adaptif dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat.
“Kita berharap beliau bisa menjadi penguat di dalam pemerintahan. Mampu mengkoordinasikan seluruh OPD, menjaga kekompakan ASN dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Sekda baru, Ferdinan berharap momentum tersebut dapat menjadi energi positif untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Ketua DPRD Minta Pemerintah Perbanyak Titik Penampungan Air di Wilayah Rawan Karhutla
Sambas
Cegah Karhutla, Anggota DPRD Minta Warga Hindari Pembakaran Lahan
Mercusuar.Co.Id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan menghimbau masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan (Karhutla) di musim panas.
“Dengan keadaan cuaca yang panas ini, saya menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan saat ini,” katanya. Kamis (20/8/2026).
Dia menyebutkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di musim kemarau ini kebanyakan akibat dari ulah manusia yang sengaja membakar lahan atau sampah untuk kepentingan pribadi.
“Kebanyakan rata-rata terjadinya Karhutla ini disebabkan oleh oknum-oknum yang memang sengaja membakar untuk membuka lahan baru,” ucapnya.
Disampaikan Legislator PPP ini masyarakat juga perlu untuk disosialisasikan tentang hal ini dan masyarakat sejatinya sudah paham akan larangan tersebut.
“Sebenarnya masyarakat sudah paham akan larangan dan himbauan terhadap peraturan yang melarang membakar dengan sengaja, apalagi pihak kepolisian, babinkamtibmas dan pemerintah melakukan sosialisasi, tetapi masih saja oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
“Saya harap kepada masyarakat harus tetap menjaga, hindari dulu khusus untuk bakar membakar, karena dampak dari Karhutla begitu besar untuk lingkungan hidup kita,” Pungkasnya (Red)
Sambas
Fraksi Demokrat Sambas Soroti RTRW, APBD dan Pengelolaan Aset Daerah
Mercusuar.Co.Id – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sambas memberikan sejumlah catatan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sambas, Selasa (11/8/2026).
Pandangan umum tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat, Elfan Salambia. Tiga Raperda yang dibahas meliputi perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Raperda RTRW Kabupaten Sambas 2026-2045.
Fraksi Demokrat memberikan perhatian khusus terhadap Raperda RTRW yang dinilai akan menentukan arah pembangunan Sambas selama 20 tahun ke depan.
“Bagi Fraksi Partai Demokrat, Rencana Tata Ruang Wilayah bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi merupakan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Sambas selama dua puluh tahun ke depan,” kata Elfan.
Menurutnya, RTRW baru harus mampu memberikan kepastian tata ruang sekaligus menyinkronkan kebijakan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemkab Sambas.
Salah satu perhatian Demokrat adalah keberadaan PLBN Aruk yang berstatus sebagai Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN). Kawasan tersebut dinilai perlu diakomodasi secara jelas agar dapat dikembangkan sebagai koridor ekonomi lintas batas yang legal dan terintegrasi dengan sistem perizinan nasional.
Selain kawasan perbatasan, Demokrat meminta perlindungan terhadap lingkungan, khususnya kawasan mangrove dan pesisir Paloh.
“Fraksi kami memberikan penekanan khusus untuk melindungi kawasan hutan mangrove (bakau) dan daerah pesisir seperti Paloh dari ancaman abrasi, serta menjaga kelestarian habitat penting seperti penyu,” tegas Elfan.
Fraksi Demokrat juga meminta kawasan sawah dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di sentra produksi padi mendapat perlindungan melalui zonasi dan perizinan yang tegas.
Sementara terkait pengelolaan keuangan daerah, Demokrat menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas dan pengawasan dalam setiap tahapan APBD.
“Setiap rupiah APBD merupakan uang rakyat yang harus dikelola secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Fraksi Demokrat mendorong agar anggaran tidak sekadar mengejar penyerapan, tetapi memberikan manfaat nyata melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan UMKM.
Digitalisasi pengelolaan keuangan juga didorong untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan mempersempit ruang terjadinya kesalahan maupun penyimpangan.
Adapun terhadap perubahan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Demokrat menyambut baik penyempurnaan regulasi dengan catatan pengawasan dan akuntabilitas aset harus diperkuat agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Fraksi Demokrat berharap pembahasan ketiga Raperda tersebut menghasilkan regulasi yang tidak hanya sesuai dengan perkembangan aturan, tetapi juga mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan Sambas.
“Fraksi Partai Demokrat berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan tata ruang agar pembangunan Kabupaten Sambas berjalan secara terencana, berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkas Elfan. (Red)
-
Uncategorized9 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized9 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas9 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized9 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah9 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah9 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah10 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Daerah9 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
