Uncategorized
Heboh, Semen Pondasi Tiang Listrik Dicampur Batok Kelapa
Mercusuar.Co.Id. – Warga dihebohkan dengan penemuan tiang listrik yang disemen menggunakan batok kelapa di Kecamatan Jawai Dusun Mak Ilau Kabupaten Sambas. Selasa. (12/11/2025).
Kondisi Tiang listrik tersebut kemudian diunggah oleh salah satu akun media sosial dan mendapat beragam respon dari Netizen
Atas kejadian tersebut, tim Media Pojok Kata Sambas Lansung mengkonfirmasi kebenaran postingan terhadap pengguna Media atas nama Fahrial Ghifary ini.
”Tiang listrik milik PLN yang masuk satu bulan lalu dengan jumlah delapan tiang dengan penyangga semen dan batok kelapa,” ucapnya.
Kata dia, tiang tersebut sangat dikhawatirkan akan tumbang dan membahayakan warga sekitar ataupun orang yang melintas
”Tentu saya pribadi dan masyarakat sangat menyayangkan pengerjaan tersebut, hal ini dapat membahayakan kedepannya dan juga tidak tahan lama,” yakinnya
”Padahal anggaran tersebut sudah jelas diperuntukkan untuk penyangga menggunakan semen secara full, tentu kami kaget batok kelapa juga dipergunakan,” sambungnya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, penyangga tiang listrik tersebut sudah nampak batok kelapa dari kejauhan.
”Kebetulan lokasi tersebut tidak jauh dari rumah saya, kemudian saya melihat penyangga tersebut sudah nampak batok kelapa sehingga menimbulkan rasa kecurigaan dalam pengerjaanya,” ujarnya.
”Setelah dilihat dari dekat memang benar penyangga dasar tiang listrik menggunakan semen dan batok kelapa,” sambungnya.
Dia berharap agar pihak terkait segera melakukan evaluasi dan memperbaiki tiang listrik tersebut.
”Kami tidak mencari kesalahan, namun yang kami inginkan perlu adanya evaluasi atas tiang listrik tersebut, karena jika itu dikerjakan oleh kontraktor setidaknya ada pengawasan diawal pengerjaan, sehingga hal ini tidak terjadi, sehingga kami juga mempertanyakan pengerjaan apakah memang seperti itu, ” ungkapnya.
”Atas kejadian ini kami masyarakat sangat berharap agar dasar tiang PLN tersebut perlu dibenahi dan perbaikan, hal ini untuk kepentingan dan kenyamanan masyarakat dalam jangka yang panjang,” tutupnya. (Red).
Uncategorized
Bupati Satono Sambut Kafilah MTQ Sambas, Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Qurani
Mercusuar.Co.Id – Perjuangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Sambas pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat ke-XXXIV di Kabupaten Kayong Utara resmi berakhir.
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyambut sekaligus melepas kembali para anggota kafilah untuk kembali ke aktivitas masing-masing. Kegiatan berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Senin (24/8/2026).
Kepulangan kafilah menjadi momen apresiasi atas perjuangan para peserta, pelatih, pembina dan pendamping yang telah membawa nama Kabupaten Sambas dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Bupati Satono menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah mencurahkan waktu, tenaga dan kemampuan selama mengikuti rangkaian perlombaan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kafilah Kabupaten Sambas. Kalian sudah berjuang membawa nama baik daerah. Apapun hasil yang diperoleh, yang terpenting adalah bagaimana semangat untuk membaca, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Satono.
Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi arena untuk mengejar prestasi dan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menghidupkan syiar Islam.
Satono berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama berlaga di MTQ XXXIV Kalimantan Barat dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
Ia juga meminta pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sambas terus diperkuat sehingga semakin banyak anak muda yang memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta memiliki akhlak yang baik.
“MTQ bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, ini tentang bagaimana Al-Qur’an hadir dan memberikan nilai dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
“Karena itu, pembinaan harus terus kita lakukan, agar dari Kabupaten Sambas lahir generasi yang tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga memiliki akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” sambungnya.
Dengan berakhirnya MTQ XXXIV Kalimantan Barat, para anggota kafilah secara resmi kembali menjalani aktivitas masing-masing.
Meski perlombaan telah selesai, Bupati Satono berharap semangat para kafilah untuk terus membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an tidak ikut berakhir. (Red)
Uncategorized
Safari Ramadan Pemkab Sambas, Satono Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah
Mercusuar.Co.Id – Agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sambas kembali turun langsung ke tengah masyarakat. Tim Safari Ramadan yang dipimpin Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, mengunjungi Masjid Baiturrahman, Desa Sarilaba B, Kecamatan Jawai Selatan. Selasa (24/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah dan capaian pembangunan daerah kepada masyarakat secara langsung.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Sambas tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Pembangunan harus berjalan seimbang antara dunia dan akhirat. Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh, kuat, dan cerdas. Jika tidak dipersiapkan dari sekarang, akan sulit menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menyampaikan, berbagai program pembangunan telah dan sedang dilaksanakan, meski diakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Karena itu, dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.
Menurut Satono, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Sambas yang maju dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran sesuai dengan keahlian dan potensi masing-masing. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama serta penyerahan bantuan untuk masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. (Red)
Uncategorized
Perkuat Sinergi dengan Baznas, Bupati Tekankan Pentingnya Zakat
Mercusuar.Co.Id – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya menyeimbangkan kehidupan duniawi dan ukhrawi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sambas.
Dalam sambutannya, Bupati Satono mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut.
“Pertama-tama, kita patut bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan hari ini, sehingga kita dapat berhimpun dalam rangka menyeimbangkan kegiatan duniawi dan ukhrawi melalui sosialisasi zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia menyebut kegiatan sosialisasi atau dalam bahasa Sambas disebut madahkannye ini menjadi momentum penguatan kembali bagi umat Islam untuk memahami dan mengamalkan kewajiban zakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 serta diperintahkan dalam Al-Qur’an.
Bupati Satono juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sambas beserta jajaran yang dinilai telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendukung visi pembangunan nasional maupun visi daerah “Sambas Berkah Berkemajuan”.
Menurutnya, program unggulan Baznas seperti Baznas Pintar, Baznas Peduli, dan Baznas Sehat telah sejalan dengan arah pembangunan daerah. Program-program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, di antaranya bantuan bedah rumah, pembangunan sumber bor air bersih, layanan kesehatan, hingga bantuan modal usaha bagi masyarakat yang berhak.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para muzakki.
“Tidak ada makna program strategis tanpa partisipasi dan sinergi dari Bapak-Ibu semua. Program bedah rumah, sumber bor, Baznas Sehat, bantuan modal usaha, tidak akan berjalan tanpa kehadiran para muzakki,” tegasnya.
Bupati Satono menekankan bahwa dalam zakat terdapat dua posisi utama, yakni sebagai muzakki (pemberi zakat) atau mustahik (penerima zakat). Ia mengingatkan bahwa bagi yang memiliki kemampuan dan kelebihan rezeki, sudah sepatutnya menunaikan kewajiban sebagai muzakki.
“Kalau kita mampu tetapi tidak menjadi muzakki, maka kita berisiko berada pada posisi penerima zakat. Karena itu, mari kita bangun komitmen bersama untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga program pemberdayaan yang dijalankan Baznas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (Red)
-
Uncategorized10 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized11 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas10 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized10 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah10 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah10 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah10 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
-
Daerah11 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
