Connect with us

Uncategorized

Safari Ramadan Pemkab Sambas, Satono Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sambas kembali turun langsung ke tengah masyarakat. Tim Safari Ramadan yang dipimpin Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, mengunjungi Masjid Baiturrahman, Desa Sarilaba B, Kecamatan Jawai Selatan. Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah dan capaian pembangunan daerah kepada masyarakat secara langsung.

Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Sambas tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan harus berjalan seimbang antara dunia dan akhirat. Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh, kuat, dan cerdas. Jika tidak dipersiapkan dari sekarang, akan sulit menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menyampaikan, berbagai program pembangunan telah dan sedang dilaksanakan, meski diakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Karena itu, dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

Menurut Satono, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Sambas yang maju dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran sesuai dengan keahlian dan potensi masing-masing. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama serta penyerahan bantuan untuk masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Wakil Bupati Sambas Hadiri Malam Waris Sarawak 2026, Tegaskan Silaturahmi Budaya Serumpun

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T. mewakili Bupati Sambas menghadiri Majlis Malam Waris Sarawak 2026 yang digelar di Penview Convention Centre (PCC) Demak, Kuching, Malaysia. Sabtu (7/2/2026).

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Sambas dalam agenda budaya lintas negara tersebut menjadi simbol penguatan hubungan persaudaraan serumpun Melayu Sarawak–Sambas. Selain itu, partisipasi ini juga memiliki makna strategis, baik dari sisi kultural maupun diplomatik.

Kegiatan tersebut dinilai sebagai bagian dari diplomasi budaya (cultural diplomacy) sekaligus upaya mempererat kerja sama kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia serta membangun citra positif daerah di tingkat regional.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Heroaldi hadir bersama rombongan dari Kabupaten Sambas, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sambas Anwari, S.Sos., M.AP., Kepala BPBD Kabupaten Sambas Alwindo Djuhardi, S.T., Jumadi Muhammad Sajili dari Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah undangan lainnya.

Wabup Heroaldi menjelaskan bahwa Malam Waris Sarawak merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Persatuan Warisan Anak Sarawak (WARIS). Tahun 2026 terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan satu dekade berdirinya WARIS.

“Tahun ini menjadi momentum refleksi perjalanan WARIS dalam memelihara, melestarikan, dan memartabatkan warisan budaya Sarawak,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya peran kebudayaan sebagai jembatan diplomasi yang mampu memperkuat hubungan masyarakat serumpun di kawasan perbatasan. Menurutnya, kegiatan seperti Malam Waris Sarawak bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang strategis untuk merawat identitas budaya sekaligus mempererat kerja sama antarwilayah.

“Saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara budaya ini sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya yang kaya, serta semangat saling menghormati antara komunitas etnis Melayu di kedua sisi perbatasan,” kata Heroaldi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum pertemuan budaya lintas negara perlu dimanfaatkan sebagai fondasi penguatan kolaborasi yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kawasan perbatasan yang inklusif dan berdaya saing.

“Harapan kita bersama, agenda seperti ini dapat memperkuat hubungan persaudaraan antarwilayah melalui kerja sama budaya, pendidikan, dan ekonomi perbatasan, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif di masa depan,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Uncategorized

Anwari Apresiasi Warisan Budaya dalam Malam Waris Sarawak 2026

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sambas, Anwari, S.Sos., M.AP menghadiri kegiatan Malam Waris Sarawak 2026 yang digelar di Penview Convention Centre (PCC) Demak, Jumat (7/2/2026).

Malam Waris Sarawak merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Persatuan Warisan Anak Sarawak (WARIS). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas negara, tetapi juga sebagai momentum perayaan satu dekade perjalanan WARIS dalam menjaga, memelihara, serta memartabatkan warisan budaya Sarawak.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sambas Anwari, S.Sos., M.AP., Kepala BPBD Kabupaten Sambas Alwindo Djuhardi, S.T., Jumadi Muhammad Sajili selaku pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta rombongan lainnya.

Anwari menyampaikan bahwa Majlis Malam Waris Sarawak 2026 memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-10 WARIS.

“Majlis Malam Waris Sarawak 2026 terasa spesial karena sekaligus memperingati ulang tahun ke-10 WARIS,” ujar Anwari, Selasa (10/2/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sambas mewakili Pemerintah Kabupaten Sambas menerima penghargaan dari pihak WARIS.

“Penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan dan silaturahmi terhadap program WARIS, sekaligus sebagai upaya memperkuat hubungan dan menjalin persahabatan antara dua negara,” tutup Anwari. (Red)

Continue Reading

Uncategorized

Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Pemda Sambas Libatkan Seluruh Kepala Desa

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Dalam rangka percepatan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melaksanakan rapat koordinasi yang difokuskan pada pembahasan progres pemenuhan lahan KDMP.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., didampingi Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung program nasional tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di halaman utama Kantor Bupati Sambas itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas beserta jajaran, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Sambas.

Dalam arahannya, Bupati Sambas berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan titik temu yang positif agar pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dapat berjalan sesuai dengan instruksi Presiden dan ketentuan regulasi yang berlaku. Ia juga meminta dukungan penuh dari seluruh kepala desa agar program Koperasi Desa Merah Putih dapat segera direalisasikan.

“Saya perintahkan hari ini kita masuk fase ketiga. Kita patut bersyukur karena Kabupaten Sambas menjadi salah satu daerah tercepat membentuk Koperasi Desa Merah Putih di Kalimantan Barat,” tegasnya.

Bupati Satono menyadari tidak seluruh desa memiliki lahan kosong yang ideal. Oleh karena itu, ia meminta adanya fleksibilitas dalam pelaksanaan di lapangan, selama substansi dan tujuan program tetap tercapai.

“Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan di tingkat desa,” ujarnya.

“Saya tahu tidak semua desa memiliki lahan kosong, bisa jadi posisi lahan tidak sepenuhnya sesuai. Saya minta fleksibel, yang penting substansi program tercapai,” tambahnya.

Menurut Bupati Satono, percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menyukseskan program nasional agar dapat segera tuntas dan tidak menyisakan pekerjaan rumah di kemudian hari.

“Ini bagian dari komitmen bersama untuk menyukseskan Koperasi Desa Merah Putih agar cepat selesai sehingga tidak ada PR lagi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap pemerintah pusat dan Presiden dalam menyukseskan program KDMP. Para kepala desa diminta untuk proaktif melakukan inventarisasi aset desa masing-masing guna menentukan lahan yang paling tepat untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa ketentuan penyediaan lahan KDMP sesuai regulasi mengharuskan pengurus menyiapkan lahan seluas 1.000 meter persegi dengan ukuran minimal 30 x 30 meter. Lahan dimaksud harus berada di lokasi strategis serta memiliki kemudahan akses jalan, khususnya untuk mendukung operasional kendaraan berukuran besar. (Red)

 

Continue Reading

Trending