Sambas
Satresnarkoba Polres Sambas Gagalkan Peredaran 722 Gram Sabu di Sajingan Besar
Mercusuar.Co.Id – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar berhasil digagalkan jajaran Satresnarkoba Polres Sambas bersama Polsek Sajingan Besar. Seorang pria berinisial WS alias W ditangkap setelah kedapatan membawa dua paket sabu dengan berat mencapai 722,22 gram.
Penangkapan berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 13.50 WIB di wilayah Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan peredaran narkotika yang akan melintas di kawasan perbatasan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Sambas segera berkoordinasi dengan Polsek Sajingan Besar untuk melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap aktivitas terduga pelaku.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.
“Polres Sambas akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke jaringan yang lebih luas demi menjaga keamanan dan menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujar Sadoko.
Ia menjelaskan, petugas kemudian melakukan penggerebekan di Jalan Negara Sajingan Besar, tepatnya di kawasan Gerbang Masjid Al Subhan Nur, Desa Sanatab. Saat hendak diamankan, pelaku berusaha melarikan diri menuju perkebunan kelapa sawit milik warga.
Upaya pengejaran berlangsung cukup menegangkan. Pelaku sempat kabur selama sekitar 30 menit dan bahkan diketahui menumpang sebuah mobil Grand Max yang mengangkut bibit sawit sebelum kembali bersembunyi di kawasan bekas Kantor PT Waskita Karya.
“Petugas melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sebuah tas selempang warna hitam yang berisi dua bungkus plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 722,22 gram,” jelasnya.
Selain sabu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa satu unit telepon genggam, satu unit sepeda motor Honda Vario, tas selempang hitam, serta kantong plastik berwarna hitam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika tersebut.
Saat ini tersangka bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Sambas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan yang terkait dengan kasus tersebut.
Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Sambas juga mengapresiasi dukungan masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus narkotika dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memerangi peredaran narkoba, terutama di wilayah perbatasan yang rawan menjadi jalur masuk barang haram tersebut. (Red)
Sambas
Pemkab Sambas Gandeng Pertamina Atasi Kelangkaan Solar Petani
Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas merespons keluhan petani terkait sulitnya mendapatkan BBM jenis solar di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Jawai, Selasa (23/6/2026).
Rapat yang melibatkan perangkat daerah, Forkopimda, Forkopimcam, PT Pertamina Regional Kalimantan, pihak SPBU, serta perwakilan petani tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk memperlancar akses solar bagi petani.
Aparat penegak hukum juga berkomitmen meningkatkan pengawasan distribusi solar dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sambas bersama DPRD akan mengusulkan penambahan kuota solar ke BPH Migas sebagai solusi jangka panjang.
Camat Jawai, Hermi, SE, ME, berharap seluruh kesepakatan yang telah dihasilkan dapat segera direalisasikan sehingga petani lebih mudah memperoleh solar untuk menunjang aktivitas pertanian.
“Kami optimistis kemudahan akses solar akan membantu menjaga produktivitas pertanian masyarakat di Jawai dan Jawai Selatan,” ujarnya.
Salah satu keputusan yang disepakati adalah penambahan kuota solar sebanyak 4 kiloliter yang akan disalurkan melalui SPBU Tekarang guna membantu memenuhi kebutuhan petani. Selain itu, akan dilakukan verifikasi dan validasi data penerima solar subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriyadi, SP, MM, menegaskan bahwa ketersediaan solar sangat penting untuk mendukung operasional pertanian.
“sinergi semua pihak menjadi langkah positif dalam menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” Pungkasnya. (Red)
Sambas
Bupati Satono Resmikan MTQ Jawai, Sebut Dampaknya Positif bagi Ekonomi Masyarakat
Mercusuar.Co.Id – Halaman Kantor Camat Jawai dipenuhi gema selawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Kecamatan Jawai, Minggu (21/6/2026). Kegiatan keagamaan tahunan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H.
Pembukaan MTQ berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Sambas Fery Madagaskar, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Jawai.
Bupati Sambas H. Satono menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, pemerintah kecamatan, dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Pelaksanaan dan penataan MTQ di Kecamatan Jawai ini sangat baik. Bahkan suasananya sudah seperti pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten,” kata Satono.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“MTQ merupakan momentum yang sangat penting untuk mengokohkan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah. Melalui kegiatan ini kita memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah,” ujarnya.
Selain nilai spiritual, Satono juga menyoroti dampak ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan banyak peserta dan pengunjung turut memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi acara.
“MTQ memang agenda keagamaan, tetapi dampak ekonominya juga sangat terasa. Kehadiran masyarakat dari berbagai desa membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.
Ketua LPTQ Kabupaten Sambas, Ir. H. Hasanusi, M.M., turut memberikan apresiasi atas kesiapan panitia dan dukungan masyarakat yang dinilai mampu menghadirkan pelaksanaan MTQ yang megah dan tertata dengan baik.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Nanang Kurniawan, S.Sos., mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini mencatat sejarah baru dengan jumlah peserta terbanyak sejak pertama kali digelar di Kecamatan Jawai.
“MTQ ke-33 tingkat Kecamatan Jawai tahun 2026 diikuti sebanyak 217 peserta yang berasal dari 13 desa. Mereka akan berkompetisi pada sembilan cabang perlombaan yang telah dipersiapkan panitia,” ujarnya.
Menurut Nanang, tingginya jumlah peserta menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempelajari dan mencintai Al-Qur’an. ( Red)
Sambas
MTQ Tangaran Resmi Dimulai, Heroaldi Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Syiar Islam
Guyuran hujan lebat yang mengguyur Desa Merabuan, Kecamatan Tangaran, Senin (22/6/2026) malam, tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-13 tingkat Kecamatan Tangaran. Di tengah kondisi lapangan yang tergenang air, ribuan warga dan kafilah tetap memadati lokasi kegiatan yang dipusatkan di Halaman Sekolah Dasar Desa Merabuan.
Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-13 tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST., MT. Kehadirannya bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sambas disambut hangat oleh masyarakat dengan suguhan Tarian Selamat Datang.
Temukan lebih banyak
Internet & Telekomunikasi
Tokoh & Masyarakat
Demografi
Dalam sambutannya, Heroaldi menilai hujan yang turun saat pembukaan MTQ sebagai sebuah keberkahan yang menyertai syiar Al-Qur’an di Kecamatan Tangaran.
“Tentu pada malam hari ini merupakan suatu berkah yang memberikan kebahagiaan tersendiri saat dilaksanakannya MTQ di Desa Merabuan. Hujan lebat tidak menyurutkan langkah kita untuk mengagungkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ujar Heroaldi.
Menurutnya, semangat masyarakat yang tetap bertahan mengikuti rangkaian pembukaan meski cuaca kurang bersahabat menjadi bukti kuatnya kecintaan terhadap Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan di daerah tersebut.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia pelaksana hingga masyarakat yang terlibat secara langsung.
Temukan lebih banyak
Referensi Umum
waktu
Waktu & Kalender
“Saya hadir malam ini untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Camat, Kepala Desa, serta seluruh panitia pelaksana kegiatan yang telah bergotong royong luar biasa demi menyukseskan agenda besar ini,” katanya.
Ia menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar masyarakat dan kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Tangaran.
“Selain sebagai ajang kompetisi, momen MTQ ini adalah langkah penting untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar para kafilah yang bertanding,” tambahnya.
Temukan lebih banyak
Hukum
Islam
Acara Liburan & Musiman
Sementara itu, Kepala Desa Merabuan, Darmono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Sambas beserta rombongan dalam pembukaan MTQ yang berlangsung di desanya.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati yang berkenan hadir langsung bersama rombongan. Meskipun malam ini kita diuji dengan hujan deras, kami meyakini hujan ini adalah berkah yang diturunkan Allah SWT untuk menyejukkan pelaksanaan MTQ,” ujarnya.
Darmono menjelaskan bahwa Desa Merabuan telah melakukan berbagai persiapan sejak lama untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kecamatan Tangaran. Penunjukan desa tersebut sebagai lokasi pelaksanaan merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh desa se-Kecamatan Tangaran sejak tahun 2024.
Ia menambahkan, MTQ ke-13 tingkat Kecamatan Tangaran akan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026, dengan berbagai cabang perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh desa.
Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sambas yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta dan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Tangaran pada ajang MTQ tingkat Kabupaten Sambas maupun tingkat yang lebih tinggi. (Red)
-
Uncategorized7 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized8 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas7 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized7 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah7 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah8 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Daerah7 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah7 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
