Connect with us

Sambas

MTQ Tangaran Resmi Dimulai, Heroaldi Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Syiar Islam

Published

on

Guyuran hujan lebat yang mengguyur Desa Merabuan, Kecamatan Tangaran, Senin (22/6/2026) malam, tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-13 tingkat Kecamatan Tangaran. Di tengah kondisi lapangan yang tergenang air, ribuan warga dan kafilah tetap memadati lokasi kegiatan yang dipusatkan di Halaman Sekolah Dasar Desa Merabuan.

Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-13 tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST., MT. Kehadirannya bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sambas disambut hangat oleh masyarakat dengan suguhan Tarian Selamat Datang.

Temukan lebih banyak

Internet & Telekomunikasi

Tokoh & Masyarakat

Demografi

Dalam sambutannya, Heroaldi menilai hujan yang turun saat pembukaan MTQ sebagai sebuah keberkahan yang menyertai syiar Al-Qur’an di Kecamatan Tangaran.

“Tentu pada malam hari ini merupakan suatu berkah yang memberikan kebahagiaan tersendiri saat dilaksanakannya MTQ di Desa Merabuan. Hujan lebat tidak menyurutkan langkah kita untuk mengagungkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ujar Heroaldi.

Menurutnya, semangat masyarakat yang tetap bertahan mengikuti rangkaian pembukaan meski cuaca kurang bersahabat menjadi bukti kuatnya kecintaan terhadap Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan di daerah tersebut.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia pelaksana hingga masyarakat yang terlibat secara langsung.

Temukan lebih banyak

Referensi Umum

waktu

Waktu & Kalender

“Saya hadir malam ini untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Camat, Kepala Desa, serta seluruh panitia pelaksana kegiatan yang telah bergotong royong luar biasa demi menyukseskan agenda besar ini,” katanya.

Ia menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar masyarakat dan kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Tangaran.

“Selain sebagai ajang kompetisi, momen MTQ ini adalah langkah penting untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar para kafilah yang bertanding,” tambahnya.

Temukan lebih banyak

Hukum

Islam

Acara Liburan & Musiman

Sementara itu, Kepala Desa Merabuan, Darmono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Sambas beserta rombongan dalam pembukaan MTQ yang berlangsung di desanya.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati yang berkenan hadir langsung bersama rombongan. Meskipun malam ini kita diuji dengan hujan deras, kami meyakini hujan ini adalah berkah yang diturunkan Allah SWT untuk menyejukkan pelaksanaan MTQ,” ujarnya.

Darmono menjelaskan bahwa Desa Merabuan telah melakukan berbagai persiapan sejak lama untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kecamatan Tangaran. Penunjukan desa tersebut sebagai lokasi pelaksanaan merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh desa se-Kecamatan Tangaran sejak tahun 2024.

Ia menambahkan, MTQ ke-13 tingkat Kecamatan Tangaran akan berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026, dengan berbagai cabang perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh desa.

Pembukaan MTQ ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sambas yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta dan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Tangaran pada ajang MTQ tingkat Kabupaten Sambas maupun tingkat yang lebih tinggi. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sambas

Pemkab Sambas Gandeng Pertamina Atasi Kelangkaan Solar Petani

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas merespons keluhan petani terkait sulitnya mendapatkan BBM jenis solar di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Jawai, Selasa (23/6/2026).

Rapat yang melibatkan perangkat daerah, Forkopimda, Forkopimcam, PT Pertamina Regional Kalimantan, pihak SPBU, serta perwakilan petani tersebut menghasilkan sejumlah langkah strategis untuk memperlancar akses solar bagi petani.

Aparat penegak hukum juga berkomitmen meningkatkan pengawasan distribusi solar dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sambas bersama DPRD akan mengusulkan penambahan kuota solar ke BPH Migas sebagai solusi jangka panjang.

Camat Jawai, Hermi, SE, ME, berharap seluruh kesepakatan yang telah dihasilkan dapat segera direalisasikan sehingga petani lebih mudah memperoleh solar untuk menunjang aktivitas pertanian.

“Kami optimistis kemudahan akses solar akan membantu menjaga produktivitas pertanian masyarakat di Jawai dan Jawai Selatan,” ujarnya.

Salah satu keputusan yang disepakati adalah penambahan kuota solar sebanyak 4 kiloliter yang akan disalurkan melalui SPBU Tekarang guna membantu memenuhi kebutuhan petani. Selain itu, akan dilakukan verifikasi dan validasi data penerima solar subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriyadi, SP, MM, menegaskan bahwa ketersediaan solar sangat penting untuk mendukung operasional pertanian.

“sinergi semua pihak menjadi langkah positif dalam menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” Pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Sambas

Bupati Satono Resmikan MTQ Jawai, Sebut Dampaknya Positif bagi Ekonomi Masyarakat

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Halaman Kantor Camat Jawai dipenuhi gema selawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Kecamatan Jawai, Minggu (21/6/2026). Kegiatan keagamaan tahunan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H.

Pembukaan MTQ berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Sambas Fery Madagaskar, unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Jawai.

Bupati Sambas H. Satono menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, pemerintah kecamatan, dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQ.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Pelaksanaan dan penataan MTQ di Kecamatan Jawai ini sangat baik. Bahkan suasananya sudah seperti pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten,” kata Satono.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“MTQ merupakan momentum yang sangat penting untuk mengokohkan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah. Melalui kegiatan ini kita memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah,” ujarnya.

Selain nilai spiritual, Satono juga menyoroti dampak ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan banyak peserta dan pengunjung turut memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi acara.

“MTQ memang agenda keagamaan, tetapi dampak ekonominya juga sangat terasa. Kehadiran masyarakat dari berbagai desa membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.

Ketua LPTQ Kabupaten Sambas, Ir. H. Hasanusi, M.M., turut memberikan apresiasi atas kesiapan panitia dan dukungan masyarakat yang dinilai mampu menghadirkan pelaksanaan MTQ yang megah dan tertata dengan baik.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Nanang Kurniawan, S.Sos., mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini mencatat sejarah baru dengan jumlah peserta terbanyak sejak pertama kali digelar di Kecamatan Jawai.

“MTQ ke-33 tingkat Kecamatan Jawai tahun 2026 diikuti sebanyak 217 peserta yang berasal dari 13 desa. Mereka akan berkompetisi pada sembilan cabang perlombaan yang telah dipersiapkan panitia,” ujarnya.

Menurut Nanang, tingginya jumlah peserta menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempelajari dan mencintai Al-Qur’an. ( Red)

Continue Reading

Sambas

Keluhan Petani Didengar, DPRD dan Pemda Sambas Usulkan Tambahan Kuota Solar

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Persoalan distribusi BBM jenis solar yang selama ini dikeluhkan petani di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Untuk mencari solusi bersama, digelar Rapat Koordinasi Permasalahan BBM Jenis Solar untuk Petani di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Jawai, Sentebang, Selasa (23/6/2026).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Johana, mengatakan pihaknya memahami kesulitan yang dihadapi petani akibat terbatasnya pasokan solar yang menjadi kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas pertanian.

Menurutnya, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sambas berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan petani.

“Kami menerima berbagai masukan dari masyarakat dan petani terkait sulitnya memperoleh solar. Karena itu, melalui rapat koordinasi ini kita mencari solusi yang konkret agar kebutuhan petani dapat terpenuhi dan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut disepakati beberapa langkah strategis. Pertama, dilakukan penambahan kuota solar sebanyak empat kiloliter yang akan didistribusikan melalui SPBU Tekarang untuk membantu memenuhi kebutuhan petani.

Selain itu, dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi dan validasi data petani maupun nelayan penerima rekomendasi BBM solar guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Erwin menegaskan, DPRD Sambas juga akan mendorong pemerintah daerah untuk mengusulkan penambahan kuota BBM solar kepada BPH Migas mengingat tingginya kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir, khususnya Jawai dan Jawai Selatan.

“Kami akan mengawal usulan penambahan kuota ke BPH Migas. Kebutuhan petani harus menjadi perhatian karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Sambas,” tegasnya.

Sementara itu, aparat penegak hukum menyatakan siap melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyimpangan distribusi BBM solar serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran.

Rapat juga meminta pihak SPBU untuk kembali mengatur jadwal operasional penyaluran solar bagi petani agar pelayanan lebih tertib dan memudahkan masyarakat mendapatkan BBM sesuai kebutuhan.

Erwin berharap seluruh hasil kesepakatan yang telah dicapai dapat segera direalisasikan sehingga persoalan solar yang selama ini menjadi keluhan petani dapat teratasi secara bertahap.

“Kita ingin petani bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir kesulitan mendapatkan solar. Semua pihak harus bersama-sama mengawal hasil rapat ini demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

selain dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas Erwin Johana, Rapat tersebut juga dihadiri Kapolres Sambas, Kepala Kejaksaan Negeri Sambas, anggota DPRD Dapil V, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Jawai, Camat Jawai Selatan, unsur TNI-Polri, perwakilan PT Pertamina, pengelola SPBU Dungun Laut, serta Aliansi Masyarakat Peduli Petani Jawai Bersatu. (Red)

Continue Reading

Trending