Sambas
DPD Golkar Sambas Dukung Wacana Pemekaran Dapil Kalbar III, Dinilai Percepat Pemerataan Pembangunan di Kawasan Perbatasan
Mercusuar.Co.Id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sambas menyatakan dukungan penuh terhadap wacana pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat III. Menurut Golkar Sambas, pemekaran dapil menjadi langkah strategis untuk memperkuat representasi politik masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sambas, Sehan A. Rahman, S.H, mengatakan bahwa wilayah yang selama ini berada dalam Dapil Kalbar III memiliki karakteristik geografis dan kebutuhan pembangunan yang berbeda dibanding daerah lainnya. Karena itu, pemekaran dapil dinilai menjadi solusi agar aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara lebih optimal.
“DPD Partai Golkar Kabupaten Sambas sangat setuju terhadap wacana pemekaran Dapil Kalbar III. Salah satu alasannya adalah dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur dan sektor lainnya di dua kabupaten perbatasan serta satu kota administratif, yakni Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kota Singkawang,” ujar Sehan.
Menurutnya, ketiga daerah tersebut merupakan kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia sehingga membutuhkan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat melalui keterwakilan politik yang semakin kuat di parlemen.
Selain faktor pembangunan, Sehan menilai jumlah pemilih di wilayah tersebut juga telah memenuhi pertimbangan untuk dilakukan penataan atau pemekaran daerah pemilihan.
Berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 KPU Provinsi Kalimantan Barat, jumlah pemilih di tiga daerah tersebut terdiri atas:
- Kabupaten Sambas: 458.286 pemilih
- Kabupaten Bengkayang: 206.526 pemilih
- Kota Singkawang: 169.951 pemilih
Sehingga total jumlah pemilih di ketiga daerah mencapai sekitar 834.763 pemilih.
Sehan menegaskan bahwa besarnya jumlah pemilih tersebut menunjukkan kawasan Sambas, Bengkayang, dan Singkawang memiliki potensi yang cukup untuk mendapatkan representasi politik yang lebih proporsional apabila dilakukan penataan daerah pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Selain aspek pemerataan pembangunan, jumlah penduduk maupun jumlah pemilih juga sudah sangat layak menjadi pertimbangan dalam wacana pemekaran dapil. Dengan keterwakilan yang lebih efektif, aspirasi masyarakat perbatasan akan lebih cepat diperjuangkan, baik terkait infrastruktur, pelayanan publik, ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun pengembangan kawasan perbatasan,” tegasnya. (Red)
Sambas
DPRD Sambas Dukung MTQ Kecamatan Tebas, Dorong Penguatan SDM dan Nilai Keagamaan
Mercusuar.Co.Id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinad Sholihin, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-13 Tingkat Kecamatan Tebas yang digelar di Desa Sededong, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, panitia pelaksana, dan masyarakat dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Mewakili DPRD Sambas saya sangat mengapresiasi gagasan yang bagus dari kolaborasi Pemerintah Desa Sededong dalam pelaksanaan MTQ ke-13 Tingkat Kecamatan Tebas. Ke depan, kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan di desa-desa lainnya,” kata Ferdinad.
Ia menilai, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam membangun peradaban masyarakat yang lebih baik.
Menurut Ferdinad, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pendidikan akademik perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama agar lahir generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
“Pelaksanaan MTQ sejatinya dapat meningkatkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan, karakter, serta pemikiran masyarakat ke arah yang lebih maju,” ujarnya.
“Majunya peradaban itu tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia, tidak saja secara akademik, namun harus diselaraskan dengan bekal ilmu agama,” sambungnya.
Selain memberikan apresiasi, Ferdinad juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif selama pelaksanaan MTQ yang berlangsung kurang lebih selama tujuh hari.
“Saya berharap panitia, peserta, serta seluruh lapisan masyarakat di Desa Sededong dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama kegiatan MTQ ini berlangsung,” tutupnya.
Kegiatan MTQ ke-13 Tingkat Kecamatan Tebas tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (Red)
Sambas
Bupati Satono Minta Perangkat Daerah Tingkatkan Sinergi dan Tanggung Jawab Kinerja
Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Kamis (25/6/2026).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, serta para Kepala Bagian dan Kepala Bidang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja perangkat daerah guna memastikan jalannya pemerintahan tetap selaras dengan target pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Satono menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh komitmen, kedisiplinan, dan loyalitas aparatur dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurutnya, koordinasi yang kuat antar perangkat daerah menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal sekaligus mempercepat realisasi program-program prioritas pemerintah daerah.
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi pemerintahan sekaligus melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja masing-masing perangkat daerah,” ujar Satono.
Ia juga mengingatkan agar seluruh kepala perangkat daerah memiliki kesamaan visi dan arah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sambas. Setiap program yang dirancang, kata dia, harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan target pembangunan yang telah ditetapkan.
Selain itu, Bupati Satono meminta agar pelaporan capaian kinerja dilakukan secara tertib dan akurat sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
“Setiap kepala perangkat daerah harus memiliki visi yang selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Sambas, termasuk dalam hal pelaporan capaian kinerja dan penyusunan program strategis ke depan,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Satono berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat sehingga seluruh program pemerintah daerah dapat berjalan optimal demi mewujudkan Sambas yang lebih maju dan sejahtera.
“Dengan sinergitas yang telah dibangun, kita optimistis dapat menyukseskan berbagai program pemerintah daerah untuk mewujudkan Sambas Berkah Berkemajuan,” tutupnya.
Sambas
Hasil Panen Capai 1,3 Ton per Borong, Padi Thailand Jumbo Jadi Harapan Baru Petani Sambas
Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., mewakili Bupati Sambas menghadiri sekaligus melakukan panen padi varietas Thailand Jumbo di Desa Gelik, Kecamatan Selakau Timur, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah dan petani.
Panen berlangsung di lahan milik Brigade Pangan GESER (Gelik–Seranggam) dengan memanfaatkan mesin panen modern. Varietas Thailand Jumbo yang dipanen dikenal memiliki masa tanam relatif singkat, sekitar tiga bulan, sehingga dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas pertanian apabila didukung penerapan teknologi dan pengelolaan lahan yang baik.
Selain penggunaan varietas unggul, petani juga menerapkan Metode Arkansas melalui sistem tanam rapat serta optimalisasi pemupukan untuk meningkatkan hasil produksi.
Wakil Bupati Heroaldi memberikan apresiasi kepada para petani, kelompok tani, serta pemerintah desa yang dinilai berhasil menjaga semangat kebersamaan dalam mengembangkan sektor pertanian.
Menurutnya, keberhasilan panen yang mencapai sekitar 1,3 ton gabah dari satu borong lahan menjadi bukti bahwa kerja sama dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam memajukan pertanian di Kabupaten Sambas.
“Saya mengucapkan selamat kepada para petani, kelompok tani, dan kepala desa yang selalu bersinergi serta bergotong royong. Hasil panen mencapai 1,3 ton gabah dari satu borong lahan merupakan capaian yang sangat luar biasa,” kata Heroaldi.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sektor pertanian masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perubahan iklim yang sulit diprediksi hingga kebutuhan peningkatan sarana irigasi untuk menunjang produktivitas petani.
Pemerintah Kabupaten Sambas, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan produksi pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk memastikan alat dan mesin pertanian yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.
“Setiap tahun kita terus berupaya meningkatkan produksi pertanian. Tidak hanya melalui penyediaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga memastikan perawatan dan pemanfaatannya agar manfaat yang dirasakan petani dapat maksimal,” tegasnya.
Kepala Desa Gelik, Bantan Kusnata, mengatakan sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa. Menurutnya, sekitar 95 persen wilayah Desa Gelik merupakan lahan pertanian yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif dan tidak mengalihfungsikannya menjadi perkebunan komoditas lain.
“Desa Gelik memiliki potensi besar di bidang pangan karena sekitar 95 persen wilayahnya merupakan lahan pertanian. Kami berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar Gelik mampu menjadi daerah swasembada pangan di Kecamatan Selakau Timur,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut,
Keberhasilan panen padi Thailand Jumbo di Desa Gelik diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi petani di berbagai wilayah Kabupaten Sambas untuk terus mengembangkan inovasi pertanian, memanfaatkan teknologi modern, serta mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki guna meningkatkan produksi pangan dan mewujudkan kemandirian pangan daerah. (Red)
-
Uncategorized7 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized8 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas7 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized7 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah7 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah7 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah8 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Daerah7 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
