Connect with us

Sambas

Bupati Satono Dorong Evaluasi Berkala Program Makan Bergizi Gratis

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sambas di Rumah Dinas Bupati Sambas, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam suasana silaturahmi tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Sambas Satono mengatakan, pertemuan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan bentuk komitmen bersama dalam memastikan program MBG berjalan optimal di Kabupaten Sambas.

“Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Menurut Satono, rakor tersebut juga menjadi bagian dari perhatian bersama dalam menjaga keberlangsungan program MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan atensi kita bersama dalam rangka menjaga keberlangsungan MBG di Kabupaten Sambas,” katanya.

Ia menjelaskan, forum tersebut berfungsi sebagai sarana penyampaian laporan perkembangan program sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPPG di berbagai wilayah Kabupaten Sambas.

“Ini adalah progress report dari program strategis nasional Presiden Prabowo. Karena itu, agenda ini kami anggap sangat penting. Selain mempererat silaturahmi, ini adalah langkah evaluasi konkret terhadap perjalanan pengoperasian SPPG di wilayah hukum Kabupaten Sambas,” terangnya.

Untuk memastikan program berjalan tanpa hambatan berarti, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara pemerintah daerah, Forkopimda, kepala OPD, pengelola SPPG, serta tenaga ahli gizi.

Dalam dialog tersebut, berbagai masukan dan aspirasi terkait pelaksanaan program MBG turut dibahas sebagai bahan evaluasi dan penguatan layanan ke depan.

Satono optimistis, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Satgas MBG, dan pengelola SPPG, Kabupaten Sambas mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis.

“Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Satgas, dan para pejuang gizi di tingkat SPPG, Kabupaten Sambas optimistis dapat menjadi salah satu daerah percontohan yang sukses mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Sambas, Dzaki Brayogi menyampaikan perkembangan infrastruktur pendukung program tersebut.

Ia mengatakan, saat ini telah berdiri sebanyak 59 SPPG di berbagai wilayah Kabupaten Sambas.

“Dari total 59 SPPG yang ada, sebanyak 57 SPPG sudah beroperasi secara aktif berjalan. Sementara itu, 2 SPPG sisanya ditargetkan mulai berjalan penuh dalam bulan ini, yang akan mencakup wilayah strategis di ujung utara, yakni daerah Temajuk dan Jawai Selatan,” jelasnya.

Rakor Satgas MBG Kabupaten Sambas tersebut dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari kepala SPPG, tenaga ahli gizi, serta anggota pendukung program pemenuhan gizi anak di Kabupaten Sambas. (Red)

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Hacked By SadClownNight

Published

on

By G

Continue Reading

Sambas

Ferdinan Dorong Sekda Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.

Ferdinan menilai kehadiran Sekda baru menjadi bagian penting dalam memperkuat roda pemerintahan daerah, terutama dalam memastikan koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan efektif dan program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan visi dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas.

“Pertama tentu kita memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bapak Dr. H. Rachmad Robbi atas amanah yang diberikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Ferdinan.

Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai penggerak administrasi pemerintahan sekaligus jembatan koordinasi antara kepala daerah, perangkat daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap Sekda baru mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik dengan seluruh pemangku kepentingan.

Ferdinan juga berharap Rachmad Robbi dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, birokrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan-persoalan pembangunan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sambas.

“Harapan kami tentunya Pak Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan baik, membangun koordinasi yang kuat, serta memastikan birokrasi bekerja secara efektif, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

Sebagai pimpinan DPRD, Ferdinan menegaskan bahwa pihaknya siap membangun sinergi dan komunikasi konstruktif dengan Sekda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.

Ia berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat terus memperkuat kolaborasi, terutama dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, pengawasan pembangunan, serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Kami di DPRD tentu siap bersinergi. Perbedaan pandangan dalam menjalankan fungsi masing-masing merupakan hal yang biasa, tetapi tujuan kita sama, bagaimana Kabupaten Sambas semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegas Ferdinan.

Lebih lanjut, Ferdinan berharap Sekda baru dapat menjadi sosok yang mampu mengayomi seluruh jajaran birokrasi serta menjaga soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu bekerja cepat, profesional, adaptif dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat.

“Kita berharap beliau bisa menjadi penguat di dalam pemerintahan. Mampu mengkoordinasikan seluruh OPD, menjaga kekompakan ASN dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Sekda baru, Ferdinan berharap momentum tersebut dapat menjadi energi positif untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sambas. (Red)

Continue Reading

Sambas

Ketua DPRD Minta Pemerintah Perbanyak Titik Penampungan Air di Wilayah Rawan Karhutla

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan personel dan peralatan pemadam. Ketersediaan sumber air di lokasi rawan kebakaran juga menjadi faktor penting yang harus dipersiapkan sejak dini.
Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H. Abu Bakar, mendorong pemerintah daerah membangun embung, kanal, parit besar hingga titik-titik penampungan air di wilayah yang selama ini rawan karhutla.
Dorongan tersebut disampaikan Abu Bakar dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla Kabupaten Sambas, Senin (24/8/2026).
Rakor tersebut membahas kondisi karhutla berdasarkan pemaparan BPBD dan BMKG serta arahan Bupati Sambas, Kapolres Sambas dan Dandim 1208/Sambas.
Abu Bakar mengatakan, persoalan ketersediaan air menjadi salah satu kendala utama ketika kebakaran terjadi.
“Kalau kita lihat, alat ada, apa pun ada. Cuma permasalahannya adalah air, seperti yang disampaikan Bapak Kapolres. Ada embung, tetapi airnya tidak banyak. Kalau alat secanggih apa pun, kalau airnya tidak ada, tentu percuma juga,” tegasnya.
Dari hasil pemaparan dalam rakor, Abu Bakar menyebut Kecamatan Teluk Keramat dan Paloh menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih karena memiliki titik-titik yang rawan mengalami kebakaran.
Ia meminta BPBD bersama perangkat daerah terkait mulai memetakan lokasi strategis untuk pembangunan sarana penampungan air.
“Ke depan, Kepala BPBD bersama dinas terkait, bagaimana kita membuat embung, kanal, atau parit besar di lokasi-lokasi rawan kebakaran. Nanti kita juga perlu berkoordinasi dengan KPH, khususnya apabila lokasinya berada di kawasan hutan produksi,” ujarnya.
Teluk Keramat menjadi salah satu contoh wilayah yang menurutnya perlu diprioritaskan. Abu Bakar mengusulkan pembangunan parit dengan ukuran yang cukup besar agar mampu menampung cadangan air saat musim hujan.
“Itu tolong nanti di titik-titik, contohnya Teluk Keramat, dibuat parit besar-besarnya. Mungkin kedalamannya bisa empat sampai enam meter dan dibuat cukup lebar,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar pembangunan sarana penampungan air tidak hanya berhenti pada pembuatan embung atau parit. Sistem pengelolaan air harus disiapkan agar cadangan tersebut dapat bertahan hingga musim kemarau.
“Dengan PU nanti, buat pintu airnya. Jangan nanti musim hujan air dibuang, kemudian musim kemarau air habis. Harus dibuat pintu air supaya titik-titik air itu bisa ditutup dan disimpan,” katanya.
Selain langkah teknis, Abu Bakar turut mengapresiasi usulan pelaksanaan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kemarau panjang.
Menurutnya, langkah spiritual dan upaya teknis harus berjalan beriringan.
Pemerintah tetap perlu menyiapkan infrastruktur agar ketika kebakaran terjadi, sumber air tersedia dan proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat.
Dengan adanya cadangan air di sejumlah titik strategis, Ketua DPRD Sambas optimistis penanganan karhutla dapat dilakukan lebih efektif sekaligus memperkuat upaya pencegahan di wilayah rawan kebakaran. (Red)
Continue Reading

Trending