Connect with us

Sambas

Bupati Satono Optimistis Produksi Pertanian Terus Meningkat

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., bersama Danrem 121/Alambhana Wanawwai (ABW) Brigjen TNI Purnomosidi serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas melaksanakan panen raya padi di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (7/01/2026).

Kegiatan panen raya tersebut merupakan bagian dari panen padi serentak nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui zoom meeting. Panen raya ini dilaksanakan secara serentak di 14 provinsi se-Indonesia dan dipusatkan di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sambas H. Satono menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang dicapai oleh para petani di Kecamatan Salatiga. Ia menilai, capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta para petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan panen bersama di Kecamatan Salatiga dengan hasil yang cukup baik. Kami berharap ke depan produksi pertanian di wilayah ini dapat terus meningkat,” ujar Bupati Satono.

Menurutnya, keberhasilan panen raya ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Sambas memiliki potensi besar di sektor pertanian dan mampu berperan sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Barat.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa Sambas memiliki sektor pertanian yang kuat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Bahkan untuk Kalimantan Barat, Sambas mampu memberikan kontribusi yang signifikan,” ungkapnya.

Bupati Satono juga berharap sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sambas yang akan memasuki masa panen dalam waktu dekat dapat menunjukkan hasil yang tidak kalah baik. Dengan demikian, sektor pertanian Sambas dapat semakin mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.

“Semoga beberapa wilayah lain di Sambas yang segera melaksanakan panen juga menunjukkan keberhasilan, sehingga Kabupaten Sambas semakin menjadi perhatian pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian,” pungkasnya. (Red)

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sambas

Jembatan Bailey Ramayadi Diresmikan, Satono Harap Dongkrak Ekonomi dan Wisata

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Bupati Sambas, H. Satono, meresmikan jembatan penghubung Desa Matang Terap–Ramayadi di Kecamatan Jawai Selatan, Selasa (13/1/2026). Peresmian jembatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat karena dinilai sangat membantu aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas, serta perangkat Desa Matang Terap dan Desa sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sambas H. Satono menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dasar demi menunjang mobilitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Jembatan Bailey Ramayadi ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian dan sektor wisata, terlebih untuk mempermudah akses lalu lintas masyarakat setempat,” ujar Satono.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah arus distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga, sekaligus membuka akses menuju potensi wisata yang ada di wilayah Jawai Selatan. Dengan akses yang semakin baik, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang.

Lebih lanjut, Bupati Satono mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun. Menurutnya, keberlangsungan manfaat jembatan sangat bergantung pada kesadaran bersama untuk menjaga aset daerah.

“Pesan saya, jembatan ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai ada tangan-tangan jahil yang merusak jembatan ini, apalagi sampai besi penopang diangkut oleh mereka yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah desa dan masyarakat setempat dapat berperan aktif dalam pengawasan, sehingga jembatan tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.

Diketahui Jembatan Bailey Ramayadi terletak di Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan. Jembatan tersebut memiliki panjang 24 meter dan lebar 4 meter, dengan kapasitas beban hingga 12 ton yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dengan diresmikannya jembatan ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap konektivitas antar desa semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, serta pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah Jawai Selatan dapat terus meningkat. (Red)

Continue Reading

Sambas

Ketua DPRD Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Sambas

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H.Abu Bakar.S.Pd.I. Menghadiri peresmian Jembatan Ramayadi di Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Dia mengapresiasi Upaya Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sambas ditengah kesulitan anggaran karena adanya efisiensi.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meresmikan Jembatan  Ramayadi, hal ini merupakan langkah positif yang patut kita apresiasi,” kata Abu Bakar. Selasa (13/01/2026)

 

Ia berharap  jembatan yang baru diresmikan ini manfaatnya semakin dirasakan masyarakat terutama untuk meningkatkan sektor pariwisata

 

“Semoga   pembangunan – pembangunan dapat dilakukan secara merata dan sinergis, kolaborasi seluruh stakeholder yang terkait dan dukungan masyarakat, sehingga bisa memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat jawai khususnya dan Kabupaten Sambas pada umumnya,” katanya.

 

Abu Bakar juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan donatur dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi banyak orang. (Red)

Continue Reading

Sambas

Wabup Heroaldi Dorong Pengembangan Pertanian Berkelanjutan untuk Wujudkan Lumbung Pangan

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menegaskan pentingnya pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam kesempatan kegiatan terkait penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sambas, Selasa (13/1/2026).

Menurut Wabup Heroaldi, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dan perhatian dari seluruh elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat, sangat dibutuhkan agar potensi pertanian di Kabupaten Sambas dapat dimaksimalkan secara optimal.

“Dukungan dan perhatian dari seluruh elemen sangat dibutuhkan agar potensi pertanian daerah dapat dimaksimalkan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu keterlibatan bersama,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pengembangan lahan pertanian serta penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar Kabupaten Sambas benar-benar mampu mewujudkan diri sebagai daerah lumbung pangan, khususnya untuk komoditas jagung dan padi yang selama ini menjadi unggulan daerah.

“Kabupaten Sambas memiliki potensi besar untuk menjadi daerah lumbung pangan, baik untuk komoditas jagung maupun padi. Potensi ini harus dikelola secara serius, terencana, dan berkelanjutan,” katanya.

Heroaldi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah kecamatan di Kabupaten Sambas yang memiliki lahan cukup luas dan berpotensi untuk digarap bersama. Pemanfaatan lahan-lahan tersebut dinilai mampu meningkatkan produksi tanaman pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami melihat masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk meningkatkan sektor pertanian di Sambas. Jika dikelola dengan baik, hasilnya tentu akan berdampak besar bagi kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Heroaldi menuturkan bahwa peningkatan luas lahan pertanian menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Sambas ke depan. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk mendorong pengelolaan lahan secara maksimal dengan dukungan kebijakan serta pendampingan teknis kepada para petani.

“Jika pengelolaannya dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan, maka cita-cita menjadikan Sambas sebagai lumbung pangan diyakini dapat terwujud,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Heroaldi juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Ia menyebutkan bahwa saat ini Polres Sambas telah berkomitmen dalam pengembangan tanaman jagung, sementara jajaran TNI fokus pada pengembangan tanaman padi.

“Diperlukan kolaborasi yang baik antar semua pihak. Dengan sinergi lintas instansi ini, ketahanan pangan daerah dapat terus ditingkatkan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Continue Reading

Trending