Sambas
DPRD Sambas Tunggu Klarifikasi Lengkap RSUD Terkait Insiden Melahirkan
Mercusuar.Co.Id – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Mardani, menyatakan pihaknya akan segera memanggil manajemen RSUD Sambas untuk dimintai klarifikasi terkait kejadian seorang pasien yang melahirkan di teras rumah, Kamis (22/1/2026).
Mardani mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut melalui pemberitaan di media massa dan media sosial. Ia juga menyampaikan bahwa keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Sambas bukanlah hal baru dan telah beberapa kali menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sambas.
“Belum mengetahui secara utuh ya. Kita hanya membaca di media, di media sosial. Jadi kita belum begitu mengetahui secara utuh,” ujar Mardani.
Meski demikian, legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan Komisi IV akan mengambil langkah dengan memanggil pihak rumah sakit guna meminta penjelasan menyeluruh, terutama terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan kepada pasien.
“Namun ada rencana kita untuk nanti meminta klarifikasi kepada pihak rumah sakit terkait dengan itu semua. Seperti apa SOP-nya dan seperti apa pelayanan yang diberikan kepada masyarakat kita,” ungkapnya.
Menurut Mardani, kejadian warga melahirkan di teras rumah tersebut telah melukai perasaan masyarakat. Namun demikian, ia menekankan pentingnya mendengar penjelasan secara utuh dari semua pihak sebelum menarik kesimpulan.
“Kalau kita mendengar kejadian itu, tentu sangat menyakiti. Namun kita perlu garis bawahi lagi, kita tunggu dulu klarifikasinya seperti apa,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah membaca klarifikasi yang disampaikan oleh RSUD Sambas. Namun Komisi IV menilai keterangan tersebut masih perlu diimbangi dengan penjelasan langsung dari pasien dan keluarga.
“Kami sudah membaca klarifikasi dari pihak rumah sakit. Namun kita juga perlu mendengar langsung dari pihak pasien dan keluarga. Jadi untuk memberikan komentar yang terlalu jauh, rasanya belum tepat,” ujarnya.
Mardani menegaskan Komisi IV DPRD Sambas berharap RSUD Sambas dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Oleh karena itu, pemanggilan pihak rumah sakit dinilai sebagai langkah penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kita akan upayakan supaya hal ini jangan terjadi lagi,” tegasnya.
Selain itu, Komisi IV juga akan mendalami faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut, termasuk ketersediaan tempat tidur rumah sakit serta mekanisme penanganan pasien sesuai SOP.
“Yang menjadi perhatian kita, dari klarifikasi yang kita baca, pasien diberikan dua pilihan, apakah menunggu atau dipulangkan. Ini yang akan kita dalami, termasuk kondisi pasien saat itu,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Sambas akan terus menjadi catatan Komisi IV DPRD Sambas. Viralitas berbagai persoalan pelayanan rumah sakit tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi serius ke depan.
“Ini sudah pernah menjadi catatan kita. Kejadian seperti ini jangan sampai terjadi lagi. Banyaknya persoalan yang viral terkait RSUD Sambas akan menjadi wacana kami untuk memanggil pihak rumah sakit,” ucapnya.
Mardani menegaskan bahwa Komisi IV DPRD Sambas akan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, termasuk dengan mendengarkan keterangan langsung dari keluarga pasien sebagai bagian dari upaya mencari kejelasan dan solusi terbaik.
“Kita harus mendengar semua pihak. Kita tetap berada di pihak masyarakat, artinya kita juga harus mendengar dari pasien dan keluarga,” pungkasnya. (Red)
Sambas
Wabup Sambas Apresiasi Inisiatif Polres Sambas dalam Program Penanaman Jagung
Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas atas inisiasi kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional.
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. yang diwakili oleh Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada Polres Sambas atas upaya nyata dalam mendorong peningkatan sektor pertanian, khususnya bagi para petani di wilayah Kabupaten Sambas.
Menurut Heroaldi, program penanaman jagung tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang swasembada pangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Sambas atas inisiasi program penanaman jagung di Desa Kartiasa ini. Program swasembada pangan merupakan program strategis nasional yang sangat memberikan manfaat serta keuntungan bagi para petani,” ujar Heroaldi.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. Dengan adanya kegiatan penanaman jagung secara serentak ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani.
Pemerintah Kabupaten Sambas juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Penanaman Jagung Serentak di Kartiasa, Paizal Soroti Pentingnya Swasembada Pangan
Mercusuar.Co.Id – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Paizal, mewakili Ketua DPRD Sambas menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung di lahan perkebunan Jalan Lingkar, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas, Ketua Pengadilan Agama Sambas, Kasipers Kodim 1208/Sambas, Kasi Datun Kejari Sambas, Danton Kompi Yonif 645/Gty, Kepala BPS Sambas, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Kumindag) Sambas, Camat Sambas, serta Plt. Kepala Desa Kartiasa.
Dalam kesempatan tersebut, Paizal menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah.
“Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi momentum sebagai bentuk dukungan kita terhadap peningkatan swasembada pangan nasional serta upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah,” ungkap Paizal.
Menurutnya, program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian secara optimal.
Legislator dari Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat agar program swasembada pangan dapat berjalan maksimal.
“Penanaman jagung serentak ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kita berharap produksi jagung di Kabupaten Sambas dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, dapat meningkat sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Langkah Strategis DPRD Sambas, Konsultasi Pembentukan DOB ke Kemendagri
Mercusuar.Co.Id – Komisi I DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi dan koordinasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (26/02/2025). Agenda tersebut membahas rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Sambas sebagai bagian dari isu strategis pembangunan daerah.
Kunjungan ini merupakan langkah DPRD Sambas untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus memperoleh arahan resmi terkait mekanisme dan regulasi pembentukan DOB. Rombongan yang dikoordinatori Wakil Ketua DPRD Sambas, Lerry Kurniawan Figo, diterima oleh perwakilan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting, mulai dari persyaratan administratif dan teknis kewilayahan, hingga kebijakan nasional mengenai penataan daerah dan moratorium pemekaran wilayah. Pemerintah pusat menegaskan bahwa setiap usulan DOB harus memenuhi indikator kelayakan yang ketat, seperti kapasitas fiskal, potensi daerah, kesiapan penyelenggaraan pemerintahan, serta dukungan masyarakat.
Figo menyampaikan bahwa konsultasi ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan usulan DOB memiliki dasar kajian yang matang dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar terukur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sambas,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Sambas berharap hasil konsultasi ini dapat menjadi referensi komprehensif untuk langkah tindak lanjut bersama pemerintah daerah, sehingga rencana pembentukan daerah otonomi baru dapat dirumuskan secara bertahap, realistis, dan sesuai regulasi yang berlaku. (Red)
-
Uncategorized3 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized3 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Daerah4 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Sambas3 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Daerah4 bulan agoKPU Sambas Perkuat Komitmen Transparansi Lewat Konsultasi Penyempurnaan Layanan
-
Uncategorized4 bulan agoMess Karyawan PT Laik di Galing Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Uncategorized3 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Sambas3 bulan agoBupati Sambas Dukung Pengembangan Manggis sebagai Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi
