Sambas
Temajuk Miliki Potensi Besar Jadi Sentra Produksi Garam Perbatasan
Mercusuar.Co.Id – Tingginya kebutuhan garam untuk mendukung industri pengolahan ubur-ubur di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, membuka peluang besar bagi pengembangan produksi garam lokal. Potensi tersebut didukung oleh kondisi perairan Temajuk yang memiliki tingkat salinitas tinggi dan dinilai sangat cocok untuk usaha produksi garam.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sambas, Uray Hendi, mengungkapkan bahwa hasil pengukuran yang pernah dilakukan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan kadar garam di perairan Temajuk berada pada level yang cukup tinggi.
Menurutnya, tingkat salinitas air laut di kawasan tersebut bahkan mampu bersaing dengan sejumlah daerah penghasil garam nasional seperti Madura dan Cirebon.
“Potensi ini menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produksi garam sebagai penopang sektor perikanan dan industri pengolahan hasil laut,” ujarnya.
Meski demikian, karakteristik wilayah Temajuk yang tidak memiliki lahan tambak luas membuat metode produksi garam konvensional sulit diterapkan. Sebagai solusi, pemerintah bersama KKP mendorong penggunaan teknologi tunnel untuk proses produksi garam.
Metode tersebut dinilai lebih efektif karena mampu menjaga proses penguapan air laut tetap berlangsung meskipun kondisi cuaca tidak menentu.
Uray Hendi menjelaskan, kebutuhan garam di Temajuk meningkat drastis setiap memasuki musim panen ubur-ubur. Industri pengolahan komoditas tersebut membutuhkan pasokan garam dalam jumlah besar untuk proses pengawetan dan pengolahan.
“Satu unit pengolahan ubur-ubur bisa menghabiskan puluhan ton garam dalam satu musim. Secara keseluruhan, kebutuhan masyarakat dapat mencapai ratusan ton,” katanya.
Karena tingginya kebutuhan tersebut, keberadaan sentra produksi garam lokal dianggap sangat strategis untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Saat ini, pengembangan garam sistem tunnel telah dilakukan oleh sejumlah kelompok masyarakat. Salah satunya kelompok di Sebubus yang memperoleh bantuan 20 unit tunnel dari KKP. Selain itu, terdapat pula pengembangan secara mandiri yang dilakukan masyarakat setempat.
“Ini menunjukkan teknologi yang diberikan pemerintah sudah mulai diterapkan dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat,” jelasnya.
Menurut Uray Hendi, sistem tunnel memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam menjaga stabilitas produksi karena proses evaporasi berlangsung di dalam bangunan tertutup.
Saat ini tercatat sekitar 34 unit tunnel beroperasi di kawasan Temajuk dan Sebubus. Dengan empat meja garam yang aktif berproduksi, kapasitas produksi mencapai sekitar delapan ton garam per bulan.
Pemerintah berharap pengembangan produksi garam berbasis teknologi ini terus diperluas sehingga mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan ubur-ubur sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di wilayah perbatasan Kabupaten Sambas. (red)
Daerah
Hacked By SadClownNight
By G
Sambas
Ferdinan Dorong Sekda Baru Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Mercusuar.Co.Id – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Dr. H. Rachmad Robbi, S.E., M.E., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas.
Ferdinan menilai kehadiran Sekda baru menjadi bagian penting dalam memperkuat roda pemerintahan daerah, terutama dalam memastikan koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan efektif dan program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan visi dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Pertama tentu kita memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bapak Dr. H. Rachmad Robbi atas amanah yang diberikan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Ferdinan.
Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran strategis sebagai penggerak administrasi pemerintahan sekaligus jembatan koordinasi antara kepala daerah, perangkat daerah, DPRD, serta berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap Sekda baru mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Ferdinan juga berharap Rachmad Robbi dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, birokrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan-persoalan pembangunan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sambas.
“Harapan kami tentunya Pak Sekda dapat menjalankan amanah ini dengan baik, membangun koordinasi yang kuat, serta memastikan birokrasi bekerja secara efektif, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Sebagai pimpinan DPRD, Ferdinan menegaskan bahwa pihaknya siap membangun sinergi dan komunikasi konstruktif dengan Sekda beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif sangat diperlukan agar agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.
Ia berharap DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sambas dapat terus memperkuat kolaborasi, terutama dalam pembahasan kebijakan, penganggaran, pengawasan pembangunan, serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami di DPRD tentu siap bersinergi. Perbedaan pandangan dalam menjalankan fungsi masing-masing merupakan hal yang biasa, tetapi tujuan kita sama, bagaimana Kabupaten Sambas semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegas Ferdinan.
Lebih lanjut, Ferdinan berharap Sekda baru dapat menjadi sosok yang mampu mengayomi seluruh jajaran birokrasi serta menjaga soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Ia menilai tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu bekerja cepat, profesional, adaptif dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan masyarakat.
“Kita berharap beliau bisa menjadi penguat di dalam pemerintahan. Mampu mengkoordinasikan seluruh OPD, menjaga kekompakan ASN dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Sekda baru, Ferdinan berharap momentum tersebut dapat menjadi energi positif untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Ketua DPRD Minta Pemerintah Perbanyak Titik Penampungan Air di Wilayah Rawan Karhutla
-
Uncategorized10 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized10 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas10 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized10 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah10 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah10 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah10 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
-
Daerah11 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
