Connect with us

Sambas

Wabup Sambas Tegaskan Musrenbang Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat Desa

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sambas yang digelar di Balairungsari Sambas. Kamis (19/02/2026).

Kehadiran Wakil Bupati dalam agenda tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menjemput dan menyerap aspirasi masyarakat, khususnya dari tingkat desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Wakil Bupati Heroaldi menekankan bahwa Musrenbang merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk Permendagri tentang perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi jembatan penting antara kebutuhan masyarakat di tingkat desa dengan kebijakan strategis pemerintah kabupaten.

“Forum ini menjadi wadah partisipatif untuk membahas dan menyepakati usulan pembangunan yang bersumber dari desa. Di sini kita melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi agar program yang diusulkan benar-benar selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.

Menurutnya, proses penyaringan dan penentuan skala prioritas harus dilakukan secara bijak dan objektif, agar program yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia pun berharap tim perumus bersama seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja maksimal dalam memfilter setiap usulan yang masuk, sehingga hasil Musrenbang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat Kecamatan Sambas.

“Kita berharap hasil dari Musrenbang ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara Camat Sambas, Wiwin Supriadi, berharap forum Musrenbang ini mampu menghasilkan program yang benar-benar menjawab persoalan riil di lapangan.

“Mudah-mudahan Musrenbang yang dilaksanakan ini dapat menghasilkan perencanaan yang konkret terkait berbagai permasalahan yang ada di Kecamatan Sambas,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh Perangkat Daerah yang hadir untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung program pembangunan, sehingga percepatan pembangunan di wilayah ibu kota kabupaten dapat terwujud secara optimal

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Sambas Yudi, S.Sos, Kepala Bapperida Kabupaten Sambas Dr. Serli, S.Pd.I., M.Ag, Camat Sambas Wiwin Supriadi, SE, ME, serta para pimpinan Perangkat Daerah (PD) terkait selaku pemangku kepentingan. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sambas

Wabup Sambas Apresiasi Inisiatif Polres Sambas dalam Program Penanaman Jagung

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas atas inisiasi kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional.

Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. yang diwakili oleh Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada Polres Sambas atas upaya nyata dalam mendorong peningkatan sektor pertanian, khususnya bagi para petani di wilayah Kabupaten Sambas.

Menurut Heroaldi, program penanaman jagung tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang swasembada pangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Sambas atas inisiasi program penanaman jagung di Desa Kartiasa ini. Program swasembada pangan merupakan program strategis nasional yang sangat memberikan manfaat serta keuntungan bagi para petani,” ujar Heroaldi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. Dengan adanya kegiatan penanaman jagung secara serentak ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani.

Pemerintah Kabupaten Sambas juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Sambas. (Red)

Continue Reading

Sambas

Penanaman Jagung Serentak di Kartiasa, Paizal Soroti Pentingnya Swasembada Pangan

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Paizal, mewakili Ketua DPRD Sambas menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung di lahan perkebunan Jalan Lingkar, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas, Ketua Pengadilan Agama Sambas, Kasipers Kodim 1208/Sambas, Kasi Datun Kejari Sambas, Danton Kompi Yonif 645/Gty, Kepala BPS Sambas, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Kumindag) Sambas, Camat Sambas, serta Plt. Kepala Desa Kartiasa.

Dalam kesempatan tersebut, Paizal menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah.

“Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi momentum sebagai bentuk dukungan kita terhadap peningkatan swasembada pangan nasional serta upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah,” ungkap Paizal.

Menurutnya, program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian secara optimal.

Legislator dari Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat agar program swasembada pangan dapat berjalan maksimal.

“Penanaman jagung serentak ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kita berharap produksi jagung di Kabupaten Sambas dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, dapat meningkat sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah di Kabupaten Sambas. (Red)

Continue Reading

Sambas

Langkah Strategis DPRD Sambas, Konsultasi Pembentukan DOB ke Kemendagri

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Komisi I DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi dan koordinasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (26/02/2025). Agenda tersebut membahas rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Sambas sebagai bagian dari isu strategis pembangunan daerah.

Kunjungan ini merupakan langkah DPRD Sambas untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus memperoleh arahan resmi terkait mekanisme dan regulasi pembentukan DOB. Rombongan yang dikoordinatori Wakil Ketua DPRD Sambas, Lerry Kurniawan Figo, diterima oleh perwakilan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting, mulai dari persyaratan administratif dan teknis kewilayahan, hingga kebijakan nasional mengenai penataan daerah dan moratorium pemekaran wilayah. Pemerintah pusat menegaskan bahwa setiap usulan DOB harus memenuhi indikator kelayakan yang ketat, seperti kapasitas fiskal, potensi daerah, kesiapan penyelenggaraan pemerintahan, serta dukungan masyarakat.

Figo menyampaikan bahwa konsultasi ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan usulan DOB memiliki dasar kajian yang matang dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar terukur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sambas,” ujarnya.

DPRD Kabupaten Sambas berharap hasil konsultasi ini dapat menjadi referensi komprehensif untuk langkah tindak lanjut bersama pemerintah daerah, sehingga rencana pembentukan daerah otonomi baru dapat dirumuskan secara bertahap, realistis, dan sesuai regulasi yang berlaku. (Red)

Continue Reading

Trending