Uncategorized
Kejari Sambas Beberkan Perkembangan Kasus Korupsi Perumdam Tirta Muare Ulakan
Mercusuar.Co.Id- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sambas terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola air bersih pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, untuk rentang Tahun Anggaran 2021 hingga 2024.
Penjelasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers terkait penanganan sejumlah perkara tindak pidana khusus (pidsus) sepanjang tahun 2025.
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sambas, Amiruddin, menjelaskan bahwa perkara ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengadaan bahan kimia penjernih air, seperti tawas, soda ash, dan kaporit, yang diduga tidak dilakukan melalui mekanisme pengadaan sesuai regulasi.
“Dalam tata kelola air bersih ini, kami menemukan dugaan pengadaan bahan seperti tawas, soda ash, dan kaporit yang tidak melalui mekanisme sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” jelas Amiruddin pada Selasa (9/12/2025).
Ia menambahkan, saat ini Kejari Sambas masih berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung dan memastikan besaran potensi kerugian negara.
“Untuk saat ini kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP. Setelah itu baru kami tentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya.
Amiruddin menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Namun penyidik telah mengantongi satu orang terduga yang masih dalam proses pendalaman.
“Sampai saat ini belum ada penetapan tersangka. Terduga sementara satu orang, dan perkara ini mencakup rentang waktu dari tahun 2021 sampai 2024,” pungkasnya. (Red)
Uncategorized
Bupati Satono Sambut Kafilah MTQ Sambas, Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Qurani
Mercusuar.Co.Id – Perjuangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Sambas pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat ke-XXXIV di Kabupaten Kayong Utara resmi berakhir.
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyambut sekaligus melepas kembali para anggota kafilah untuk kembali ke aktivitas masing-masing. Kegiatan berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Senin (24/8/2026).
Kepulangan kafilah menjadi momen apresiasi atas perjuangan para peserta, pelatih, pembina dan pendamping yang telah membawa nama Kabupaten Sambas dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Bupati Satono menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah mencurahkan waktu, tenaga dan kemampuan selama mengikuti rangkaian perlombaan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kafilah Kabupaten Sambas. Kalian sudah berjuang membawa nama baik daerah. Apapun hasil yang diperoleh, yang terpenting adalah bagaimana semangat untuk membaca, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Satono.
Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi arena untuk mengejar prestasi dan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menghidupkan syiar Islam.
Satono berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama berlaga di MTQ XXXIV Kalimantan Barat dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
Ia juga meminta pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sambas terus diperkuat sehingga semakin banyak anak muda yang memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta memiliki akhlak yang baik.
“MTQ bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih jauh, ini tentang bagaimana Al-Qur’an hadir dan memberikan nilai dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
“Karena itu, pembinaan harus terus kita lakukan, agar dari Kabupaten Sambas lahir generasi yang tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga memiliki akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” sambungnya.
Dengan berakhirnya MTQ XXXIV Kalimantan Barat, para anggota kafilah secara resmi kembali menjalani aktivitas masing-masing.
Meski perlombaan telah selesai, Bupati Satono berharap semangat para kafilah untuk terus membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an tidak ikut berakhir. (Red)
Uncategorized
Safari Ramadan Pemkab Sambas, Satono Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Daerah
Mercusuar.Co.Id – Agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sambas kembali turun langsung ke tengah masyarakat. Tim Safari Ramadan yang dipimpin Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, mengunjungi Masjid Baiturrahman, Desa Sarilaba B, Kecamatan Jawai Selatan. Selasa (24/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah dan capaian pembangunan daerah kepada masyarakat secara langsung.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Sambas tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Pembangunan harus berjalan seimbang antara dunia dan akhirat. Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh, kuat, dan cerdas. Jika tidak dipersiapkan dari sekarang, akan sulit menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menyampaikan, berbagai program pembangunan telah dan sedang dilaksanakan, meski diakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Karena itu, dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.
Menurut Satono, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Sambas yang maju dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran sesuai dengan keahlian dan potensi masing-masing. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Safari Ramadan tersebut ditutup dengan doa bersama serta penyerahan bantuan untuk masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. (Red)
Uncategorized
Perkuat Sinergi dengan Baznas, Bupati Tekankan Pentingnya Zakat
Mercusuar.Co.Id – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya menyeimbangkan kehidupan duniawi dan ukhrawi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sambas.
Dalam sambutannya, Bupati Satono mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut.
“Pertama-tama, kita patut bersyukur atas nikmat sehat dan kesempatan hari ini, sehingga kita dapat berhimpun dalam rangka menyeimbangkan kegiatan duniawi dan ukhrawi melalui sosialisasi zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.
Ia menyebut kegiatan sosialisasi atau dalam bahasa Sambas disebut madahkannye ini menjadi momentum penguatan kembali bagi umat Islam untuk memahami dan mengamalkan kewajiban zakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 serta diperintahkan dalam Al-Qur’an.
Bupati Satono juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sambas beserta jajaran yang dinilai telah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mendukung visi pembangunan nasional maupun visi daerah “Sambas Berkah Berkemajuan”.
Menurutnya, program unggulan Baznas seperti Baznas Pintar, Baznas Peduli, dan Baznas Sehat telah sejalan dengan arah pembangunan daerah. Program-program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, di antaranya bantuan bedah rumah, pembangunan sumber bor air bersih, layanan kesehatan, hingga bantuan modal usaha bagi masyarakat yang berhak.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para muzakki.
“Tidak ada makna program strategis tanpa partisipasi dan sinergi dari Bapak-Ibu semua. Program bedah rumah, sumber bor, Baznas Sehat, bantuan modal usaha, tidak akan berjalan tanpa kehadiran para muzakki,” tegasnya.
Bupati Satono menekankan bahwa dalam zakat terdapat dua posisi utama, yakni sebagai muzakki (pemberi zakat) atau mustahik (penerima zakat). Ia mengingatkan bahwa bagi yang memiliki kemampuan dan kelebihan rezeki, sudah sepatutnya menunaikan kewajiban sebagai muzakki.
“Kalau kita mampu tetapi tidak menjadi muzakki, maka kita berisiko berada pada posisi penerima zakat. Karena itu, mari kita bangun komitmen bersama untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga program pemberdayaan yang dijalankan Baznas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (Red)
-
Uncategorized11 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized11 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas10 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized11 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah11 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Daerah10 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah11 bulan agoTP PKK dan BPBD Sambas Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Selakau
-
Daerah12 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
