Sambas
Evaluasi Layanan Kesehatan, DPRD Sambas Dorong Perbaikan Pelayanan RSUD
Mercusuar.Co.Id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani, menyatakan pihaknya memanggil jajaran Direktur dan Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas untuk melakukan evaluasi pelayanan kesehatan. Rapat kerja tersebut dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026).
Mardani menjelaskan, evaluasi dilakukan menyusul adanya sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Sambas, yang sempat mencuat dan menjadi perhatian publik.
“Kami menggelar rapat kerja untuk membahas evaluasi pelayanan kesehatan, terutama di RSUD Sambas, karena adanya keluhan masyarakat yang berkembang dan disampaikan ke publik,” ujar Mardani.
Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa pelayanan merupakan inti utama dalam penyelenggaraan rumah sakit. Menurutnya, kualitas pelayanan yang maksimal dan dilakukan secara intensif menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai keluhan masyarakat.
“Pada dasarnya rumah sakit itu adalah pelayanan. Apa yang selama ini dirasakan kurang oleh masyarakat harus kita maksimalkan. Alhamdulillah, dalam rapat ini Direktur Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, serta seluruh kepala bidang hadir untuk bersama-sama membahas perbaikan,” katanya.
Komisi IV DPRD Sambas, lanjut Mardani, mendorong seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas, mulai dari RSUD Sambas, RSUD Pemangkat, RSUD Teluk Keramat, hingga seluruh Puskesmas, agar terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis dari tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
“Kami meminta agar seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang baik, ramah, dan lebih humanis kepada masyarakat,” ungkapnya.
Mardani berharap ke depan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Sambas dapat mengalami perbaikan yang signifikan, terutama setelah adanya isu pelayanan yang sempat viral dan menjadi sorotan masyarakat.
“Tentu harapan kita pelayanan ke depan harus lebih baik. Apa yang kemarin sempat viral semoga menjadi bahan evaluasi agar ada perbaikan nyata,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa sikap ramah dan empati dari tenaga medis merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan. Menurutnya, pelayanan yang disertai senyuman dan komunikasi yang baik akan membuat pasien merasa lebih nyaman.
“Pelayanan yang baik, humanis, dan disertai senyuman sangat penting. Pasien akan merasa lebih tenang ketika dilayani oleh tenaga medis yang ramah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mardani menegaskan peran DPRD sebagai lembaga pengawas untuk memastikan anggaran besar yang telah dialokasikan pemerintah daerah di sektor kesehatan benar-benar diimbangi dengan kualitas pelayanan yang optimal.
“Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran yang besar, obat-obatan digratiskan, dan fasilitas disiapkan. Jika pelayanannya kurang baik, tentu citranya juga menjadi kurang bagus,” tutupnya. (Red)
Sambas
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 19 Jemaah Haji Asal Sambas dari Tanah Suci
Mercusuar.Co.Id – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti penyambutan 19 jemaah haji asal Kabupaten Sambas yang kembali dari Tanah Suci Mekah. Rombongan tiba di Masjid Jami’ Darul Falah, Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (18/6/2026).
Momen kepulangan tersebut berlangsung meriah. Dentuman drum band dan tabuhan musik mengiringi langkah para jemaah saat turun dari bus. Tangis haru pun pecah ketika keluarga memeluk dan menyalami satu per satu jemaah yang baru kembali dari perjalanan spiritual terbesar umat Islam.
Sebagai bentuk rasa syukur, prosesi penyambutan juga diwarnai tradisi penaburan beras kuning di atas kepala para jemaah sebagai simbol keselamatan dan keberkahan setelah menunaikan ibadah haji.
Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sambas, Yudi, turut hadir menyambut langsung kepulangan para tamu Allah tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
“Menjalankan ibadah haji bukan perkara mudah. Perlu pengorbanan yang luar biasa. Apa yang sudah dilakukan di Tanah Suci semoga diterima oleh Allah SWT dan seluruh jemaah mendapatkan predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah,” ujar Yudi.
Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke kampung halaman. Menurutnya, pengalaman spiritual dan nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama di Tanah Suci diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat sehingga mampu membawa perubahan positif, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” katanya.
Yudi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari Kementerian Agama, panitia daerah, hingga tim kesehatan yang mendampingi para jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah jemaah haji yang tiba sebanyak 19 orang dengan pendampingan seorang pembimbing haji. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 8 laki-laki dan 11 perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sambas, di antaranya Kecamatan Sambas, Teluk Keramat, Tebas, Pemangkat, Jawai, Sejangkung, Subah, dan Jawai Selatan. (Red)
Sambas
Sekda Sambas Lepas Kontingen POPDA Kalbar 2026, Targetkan Prestasi Terbaik untuk Daerah
Mercusuar.Co.Id – Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Sambas yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Pontianak. Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Bupati Sambas, Kamis (18/6/2026).
Kontingen Kabupaten Sambas akan mengikuti sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya sepak bola, sepak takraw, bola voli putra dan putri, serta bola basket putra dan putri.
Dalam sambutannya, Sekda Sambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mempersiapkan diri untuk membawa nama baik daerah pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ia menegaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Sambas yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi.
“Kalian adalah orang-orang pilihan yang mewakili masyarakat Sambas. Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik untuk daerah,” ujarnya
Sekda juga berpesan agar seluruh atlet senantiasa menjaga kekompakan, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan.
“Saya berharap seluruh atlet dapat menjaga nama baik Kabupaten Sambas, menjunjung sportivitas, dan tetap solid sebagai satu tim. Tunjukkan bahwa atlet Sambas memiliki semangat juang yang tinggi serta mampu bersaing secara sehat,” katanya.
Kepada para pelatih dan official, Sekda meminta agar terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada atlet sehingga mampu tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Peran pelatih dan official sangat penting dalam membangun mental bertanding atlet. Berikan dukungan dan motivasi agar mereka dapat tampil percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Fery Madagaskar mendoakan agar seluruh anggota kontingen diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan selama mengikuti POPDA Kalbar 2026.
“Semoga seluruh atlet, pelatih, dan ofisial selalu diberikan kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT, sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dengan baik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Sambas,” pungkasnya. (Red)
Sambas
Ketua Umum BKMT Pusat Ajak Perkuat Kaderisasi dan Selamatkan Generasi Muda di Sambas
Mercusuar.Co.Id – Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Pusat, Dr. Hj. Syifa Fauzia, mengajak seluruh pengurus dan anggota BKMT untuk terus memperkuat kaderisasi serta berperan aktif dalam menyelamatkan generasi muda sebagai penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Tablig Akbar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sambas bersama BKMT Kabupaten Sambas di halaman Kantor Bupati Sambas, Kamis (18/6/2026).
Dalam sambutannya, Syifa Fauzia menjelaskan bahwa BKMT merupakan organisasi massa Islam yang lahir pada 1 Januari 1981 di Jakarta atas prakarsa tokoh pendidikan dan dakwah, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah. Organisasi tersebut didirikan berdasarkan kesepakatan lebih dari 735 majelis taklim yang saat itu membutuhkan wadah komunikasi dan silaturahmi.
“Awalnya BKMT dibentuk sebagai forum komunikasi dan wadah silaturahmi untuk memberdayakan potensi majelis taklim yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Alhamdulillah, kini BKMT berkembang dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten hingga kecamatan dan menjadi salah satu payung majelis taklim terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Syifa mengaku bersyukur dapat berkunjung ke Kabupaten Sambas dan bertemu langsung dengan masyarakat serta keluarga besar BKMT di daerah tersebut.
“Alhamdulillah melalui BKMT saya bisa berkunjung ke Kabupaten Sambas ini. Ada rasa haru bagi kami karena melihat perjuangan ibunda kami dalam membangun BKMT hingga berkembang dari Sabang sampai Merauke,” katanya.
Menurutnya, keberadaan BKMT tidak hanya menjadi wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“BKMT harus selalu menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan kita. Banyak hal dan kegiatan yang bisa kita lakukan bersama, dan mudah-mudahan semuanya menjadi amal pahala bagi kita semua,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap generasi muda yang kelak akan melanjutkan pembangunan bangsa. Karena itu, BKMT terus mendorong proses kaderisasi yang berkelanjutan di setiap daerah.
“Bagaimana kita harus menyelamatkan terus generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa ini. BKMT sudah membangun kaderisasi secara turun-temurun. Ajak anak-anak kita untuk hadir dan aktif mengikuti majelis taklim,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Syifa berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sambas dan jajaran pengurus BKMT setempat dapat semakin memperkuat peran organisasi dalam membina umat.
“Mudah-mudahan dengan dukungan Bapak Bupati Sambas dan Ketua DPD BKMT Kabupaten Sambas, BKMT bisa semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)
-
Uncategorized6 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized7 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Sambas6 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized6 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Daerah7 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Daerah6 bulan agoBupati Satono Operasi Pasar Murah di Sajingan Besar, Pastikan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
-
Daerah6 bulan agoSinergi Kemenkumham dan DPRD Sambas Tingkatkan Kualitas Regulasi Daerah
-
Sambas6 bulan agoBupati Sambas Dukung Pengembangan Manggis sebagai Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi
