Connect with us

Sambas

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas Desak Kapolda Kalbar Copot Kasat Reskrim Sambas

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas secara tegas mendesak Kapolda Kalimantan Barat untuk segera mencopot dan menonaktifkan Kasat Reskrim Polres Sambas. Desakan ini disampaikan menyusul proses pemeriksaan yang sedang berjalan di Propam Polda Kalbar, yang dinilai harus dijaga agar berlangsung netral, profesional, dan bebas dari kepentingan apa pun.

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas menilai, selama proses Propam berjalan, penonaktifan dari jabatan strategis seperti Kasat Reskrim merupakan langkah etis dan penting untuk menjaga marwah institusi kepolisian serta mencegah potensi intervensi dalam proses hukum.

Selain itu, Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas juga meminta Polda Kalbar segera melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan penyimpangan distribusi BBM nelayan di SPBUN Kecamatan Selakau. Menurut mereka, indikasi pelanggaran sudah sangat jelas dan aparat penegak hukum tidak semestinya menunggu laporan masyarakat, karena penegakan hukum dapat dilakukan berdasarkan fakta dan informasi yang telah beredar luas di ruang publik.

Sorotan tajam juga diarahkan pada pernyataan pembelaan Kasat Reskrim Sambas yang disampaikan melalui media beberapa hari lalu. Dalam pernyataannya, yang bersangkutan mengaku menjadi penghubung antara pengusaha dalam proses jual beli SPBUN Kecamatan Selakau, dengan imbalan sekitar 10 persen ditolak dan diganti dengan saham atas nama anaknya.

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas menilai pernyataan tersebut sudah masuk kategori dugaan gratifikasi dan konflik kepentingan, apalagi disampaikan oleh seorang pejabat penegak hukum yang seharusnya memahami batasan etik dan hukum.

Tak hanya itu, pernyataan bahwa BBM yang disalurkan bukan BBM nelayan, melainkan “BBM titipan” dari SPBU Kecamatan Galing, dinilai semakin memperlihatkan adanya pelanggaran serius. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas menegaskan bahwa tidak ada regulasi yang membenarkan praktik penitipan BBM antara SPBU ke SPBUN, sehingga pernyataan tersebut justru memperkuat dugaan pelanggaran aturan distribusi BBM bersubsidi.

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas juga menyoroti klaim bahwa SPBUN tersebut bukan milik yang bersangkutan, melainkan milik pengusaha. Namun, hal ini bertolak belakang dengan video yang beredar luas di masyarakat, di mana petugas SPBUN secara terang menyebut bahwa SPBUN tersebut merupakan milik yang bersangkutan. Kontradiksi ini dinilai semakin melemahkan pembelaan yang disampaikan ke publik.

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas juga menekankan bahwa pencopotan jabatan tidak perlu menunggu hasil akhir pemeriksaan Propam, karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Jika langkah tegas tersebut tidak diambil, mereka menyatakan akan mempertanyakan komitmen Kapolri dalam membersihkan institusi dari oknum-oknum bermasalah.

Sekretaris Umum Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas, Haludi, menegaskan bahwa desakan pencopotan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga keadilan dan integritas penegakan hukum di daerah.

“Mahasiswa akan terus berdiri di garda terdepan mengawal kasus ini. Kami tidak ingin hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aksi dan Advokasi Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas, Aguswendri, menilai bahwa rangkaian pernyataan dan fakta yang muncul ke publik sudah cukup menjadi dasar bagi Polda Kalbar untuk bertindak cepat dan tegas.

“BBM nelayan adalah kebutuhan vital masyarakat kecil. Jika ada dugaan permainan dan pembiaran, apalagi melibatkan oknum aparat, maka itu adalah kejahatan serius terhadap rakyat. Kami mendesak Polda Kalbar segera melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tutupnya.

Di akhir pernyataannya, Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas berharap Kapolda Kalbar dapat bertindak tegas dan adil, agar tidak muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa institusi kepolisian justru melindungi mafia BBM yang melibatkan anggotanya sendiri. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sambas

Buka Lubuk Dagang Bidar Race Seri III 2026, Heroaldi Siap Jadikan Sebagai Event Tahunan

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, resmi membuka Lubuk Dagang Bidar Race Seri III Tahun 2026 yang digelar di Sirkuit Sungai Teberau, Desa Lubuk Dagang, Minggu (17/5/2026).

Ajang balap bidar bergengsi tersebut diikuti lebih dari 100 tim peserta dari berbagai daerah yang siap bersaing memperebutkan gelar juara. Ratusan pendayung terbaik turut ambil bagian dalam perlombaan yang menjadi salah satu agenda olahraga tradisional masyarakat Sambas itu.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Sambas sekaligus Ketua PODSI Sambas, Anwari, Pimpinan Bank Kalbar Cabang Sambas Iskandar, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Sambas Dedy Zulkarnaen, Kepala BPBD Sambas Alwindo Djuhardi Alwi, serta Kepala Desa Lubuk Dagang Su’aib.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga dayung memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kabupaten Sambas.

“Kami dari Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan event ini. Antusiasme peserta yang begitu besar menunjukkan bahwa olahraga dayung di Sambas memiliki potensi yang luar biasa,” ujar Heroaldi.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk terus mendukung kegiatan olahraga dan budaya seperti Bidar Race agar dapat menjadi agenda tahunan daerah.

“Kami meyakinkan akan tetap mendukung kegiatan seperti ini dan siap menjadikannya sebagai event tahunan yang dapat memperkuat sektor olahraga, budaya, sekaligus pariwisata daerah,” katanya.

Sebelum melepas ratusan tim yang akan berlaga, Heroaldi turut mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga sportivitas dan persaudaraan selama kompetisi berlangsung.

“Tetap junjung tinggi sportivitas, jaga persaudaraan, dan semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sampai akhir nantinya,” pungkasnya.

Lubuk Dagang Bidar Race Seri III Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi antar peserta serta menjadi daya tarik wisata di Kabupaten Sambas. (Red)

Continue Reading

Sambas

40 CPNS Sambas Ikuti Latsar, Wabup Heroaldi Dorong ASN Profesional

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, mewakili Bupati Sambas membuka secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan IX Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sambas, yang berlangsung di Gedung BKPSDMAD Kabupaten Sambas, Senin (18/05/2026).

Sebanyak 40 peserta dari formasi tenaga teknis mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan dasar ini bertujuan membentuk karakter ASN yang profesional dengan membekali peserta sikap bela negara, nilai dasar PNS, serta kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sambas menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Sambas saat ini diarahkan untuk mendukung visi “Sambas Berkah Berkemajuan” yang selaras dengan sasaran pembangunan nasional.

“Untuk mewujudkan visi Sambas Berkah Berkemajuan, tentu dibutuhkan dukungan penuh dari ASN yang profesional, terampil, berintegritas, dan memiliki etika pelayanan yang baik,” ujar Heroaldi.

Ia juga menekankan pentingnya peran ASN sebagai pelayan masyarakat sekaligus perekat persatuan bangsa. Menurutnya, seorang PNS harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Saya berharap seluruh peserta mampu menginternalisasikan sikap bela negara dan menerapkan nilai-nilai dasar PNS di unit kerja masing-masing. ASN harus hadir sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik yang baik, serta perekat dan pemersatu bangsa,” katanya.

Selain itu, Heroaldi meminta para peserta terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Teruslah meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing agar mampu memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sambas,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga diingatkan untuk menjadikan nilai dasar BerAKHLAK sebagai pedoman dalam bekerja, meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Dengan semangat employer branding “Bangga Melayani Bangsa”, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap lahir ASN yang unggul, berkualitas, dan mampu mewujudkan masyarakat Sambas yang beriman, mandiri, maju, serta berkelanjutan. (Red)

 

Continue Reading

Sambas

Hadiri Seminar ISKA, Bupati Satono Dorong Toleransi dan Persatuan

Published

on

Mercusuar.Co.Id – Bupati Sambas H. Satono menghadiri sekaligus membuka seminar bertema Sinergitas Lintas Agama dalam Membangun Sambas Berkemajuan yang digelar Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) di Gedung Paroki Sambas, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang memperkuat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama sekaligus membangun semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sambas yang harmonis dan maju.

Dalam sambutannya, Bupati Satono mengapresiasi pelaksanaan seminar yang dinilai mampu menjadi sarana mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sambas.

“Seminar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi titik awal untuk melahirkan kontribusi nyata, ide-ide cemerlang, serta semangat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Sambas,” ujar Satono.

Ia berharap para peserta yang hadir dapat menjadi generasi penerus yang turut mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui pemikiran dan aksi positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata.

“Jadikan ini sebagai starting awal dalam memberikan kontribusi yang konkret dan ide-ide yang cemerlang. Mari bersinergi dan berkolaborasi dalam hal-hal positif,” katanya.

Pada kesempatan itu, Satono juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat persatuan tanpa memandang perbedaan latar belakang agama maupun golongan.

“Maka dari itu seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah, memperkuat persatuan, serta bersatu padu tanpa memandang latar belakang apapun dalam membangun Kabupaten Sambas yang aman, damai, dan sejahtera demi mewujudkan Sambas yang berkah berkemajuan,” tutupnya. (Red)

Continue Reading

Trending