Sambas
Harga Gabah Turun, DPRD Sambas Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Petani
Mercusuar.Co.Id – Rendahnya harga gabah di tingkat petani memicu keluhan dan kekhawatiran di kalangan petani di Kabupaten Sambas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi merugikan petani serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan mereka, khususnya menjelang panen raya.
Persoalan ini mendapat perhatian serius dari Komisi II DPRD Kabupaten Sambas. Dalam rapat yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sambas, Senin (19/01/2026), Komisi II membahas langkah-langkah konkret untuk mengatasi anjloknya harga gabah di lapangan.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Erwin Johana, S.H., mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat agar petani tidak terus dirugikan akibat rendahnya harga jual gabah.
“Kami dari Komisi II DPRD Kabupaten Sambas berupaya secepat mungkin mencari solusi agar petani tidak dirugikan,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Komisi II DPRD Sambas telah melakukan kunjungan ke Perum Bulog di Kota Singkawang. Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui bahwa Bulog baru menyerap sekitar 50 ton gabah petani dan masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bulog Pusat.
“Setelah kami mengunjungi Bulog di Singkawang, mereka menyampaikan bahwa serapan gabah baru sekitar 50 ton dan masih menunggu perintah dari Bulog Pusat,” jelas Erwin.
Tidak hanya itu, Erwin menegaskan bahwa permasalahan harga gabah ini juga telah dilaporkan ke DPR RI melalui anggota DPR RI, Daniel Johan, agar mendapatkan perhatian di tingkat nasional.
“Dalam responnya, Bulog harus segera menyerap padi petani di daerah agar harga padi sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat, yaitu di angka Rp6.500 per kilogram,” katanya.
Erwin juga menekankan pentingnya peran aktif Bulog dalam menyerap gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) guna mencegah jatuhnya harga saat panen raya.
“Bulog harus segera turun ke lapangan menyerap gabah sesuai HPP agar harga tidak terus anjlok,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta pemerintah daerah untuk memberikan dukungan yang lebih kuat kepada petani, termasuk melalui pengawasan harga yang ketat di lapangan.
“Pemerintah harus memastikan harga gabah tidak berada di bawah HPP dengan pengawasan yang serius. Dukungan anggaran dan regulasi yang jelas, termasuk penugasan kepada Bulog, sangat diperlukan agar stabilisasi harga berjalan efektif,” pungkas Erwin. (Red)
Sambas
Wabup Sambas Apresiasi Inisiatif Polres Sambas dalam Program Penanaman Jagung
Mercusuar.Co.Id – Pemerintah Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas atas inisiasi kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional.
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. yang diwakili oleh Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada Polres Sambas atas upaya nyata dalam mendorong peningkatan sektor pertanian, khususnya bagi para petani di wilayah Kabupaten Sambas.
Menurut Heroaldi, program penanaman jagung tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang swasembada pangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Sambas atas inisiasi program penanaman jagung di Desa Kartiasa ini. Program swasembada pangan merupakan program strategis nasional yang sangat memberikan manfaat serta keuntungan bagi para petani,” ujar Heroaldi.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. Dengan adanya kegiatan penanaman jagung secara serentak ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani.
Pemerintah Kabupaten Sambas juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Penanaman Jagung Serentak di Kartiasa, Paizal Soroti Pentingnya Swasembada Pangan
Mercusuar.Co.Id – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Paizal, mewakili Ketua DPRD Sambas menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang berlangsung di lahan perkebunan Jalan Lingkar, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas, Kapolres Sambas, Ketua Pengadilan Agama Sambas, Kasipers Kodim 1208/Sambas, Kasi Datun Kejari Sambas, Danton Kompi Yonif 645/Gty, Kepala BPS Sambas, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Kumindag) Sambas, Camat Sambas, serta Plt. Kepala Desa Kartiasa.
Dalam kesempatan tersebut, Paizal menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah.
“Kegiatan penanaman jagung serentak ini menjadi momentum sebagai bentuk dukungan kita terhadap peningkatan swasembada pangan nasional serta upaya memperkuat kedaulatan pangan di daerah,” ungkap Paizal.
Menurutnya, program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan pertanian secara optimal.
Legislator dari Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat agar program swasembada pangan dapat berjalan maksimal.
“Penanaman jagung serentak ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kita berharap produksi jagung di Kabupaten Sambas dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, dapat meningkat sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah di Kabupaten Sambas. (Red)
Sambas
Langkah Strategis DPRD Sambas, Konsultasi Pembentukan DOB ke Kemendagri
Mercusuar.Co.Id – Komisi I DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi dan koordinasi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (26/02/2025). Agenda tersebut membahas rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Sambas sebagai bagian dari isu strategis pembangunan daerah.
Kunjungan ini merupakan langkah DPRD Sambas untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat sekaligus memperoleh arahan resmi terkait mekanisme dan regulasi pembentukan DOB. Rombongan yang dikoordinatori Wakil Ketua DPRD Sambas, Lerry Kurniawan Figo, diterima oleh perwakilan Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting, mulai dari persyaratan administratif dan teknis kewilayahan, hingga kebijakan nasional mengenai penataan daerah dan moratorium pemekaran wilayah. Pemerintah pusat menegaskan bahwa setiap usulan DOB harus memenuhi indikator kelayakan yang ketat, seperti kapasitas fiskal, potensi daerah, kesiapan penyelenggaraan pemerintahan, serta dukungan masyarakat.
Figo menyampaikan bahwa konsultasi ini menjadi bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan usulan DOB memiliki dasar kajian yang matang dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar terukur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sambas,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Sambas berharap hasil konsultasi ini dapat menjadi referensi komprehensif untuk langkah tindak lanjut bersama pemerintah daerah, sehingga rencana pembentukan daerah otonomi baru dapat dirumuskan secara bertahap, realistis, dan sesuai regulasi yang berlaku. (Red)
-
Uncategorized3 bulan agoDiterima Perintah Pusat Usulan PPPK Paruh Waktu Sambas Segera Siapkan Berkas
-
Uncategorized3 bulan agoKetua Komisi II DPR RI Tegaskan Pembangunan Kabupaten Sambas Butuh Intervensi Lebih dari Pemerintah Pusat
-
Daerah4 bulan agoPelatihan Tata Rias TP PKK Sambas, Buka Peluang Usaha bagi Kaum Ibu
-
Daerah4 bulan agoKPU Sambas Perkuat Komitmen Transparansi Lewat Konsultasi Penyempurnaan Layanan
-
Sambas3 bulan agoLonjakan Pasien Capai Seribu Orang, RSUD Sambas Siapkan Pembangunan Gedung Baru
-
Uncategorized4 bulan agoMess Karyawan PT Laik di Galing Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Uncategorized3 bulan agoRSUD Sambas Bantah Tuduhan Layanan Buruk
-
Sambas3 bulan agoBupati Sambas Dukung Pengembangan Manggis sebagai Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi
